"Menyebarluaskan Pengetahuan..."

bonoedumedia.blogspot.com: PENDIDIKAN

Berbagai tulisan BonoEdumedia.com dengan tema pendidikan. Silakan kunjungi dan simak setiap tulisan kami. Dapatkan khasanah pengetahuan bermakna untuk hidup Anda.

bonoedumedia.blogspot.com: KELUARGA

Berbagai tulisan BonoEdumedia.com dengan tema keluarga. Silakan kunjungi dan simak setiap tulisan kami. Dapatkan khasanah pengetahuan bermakna untuk hidup Anda.

bonoedumedia.blogspot.com: PEMUDA

Berbagai tulisan BonoEdumedia.com dengan tema pemuda. Silakan kunjungi dan simak setiap tulisan kami. Dapatkan khasanah pengetahuan bermakna untuk hidup Anda.

bonoedumedia.blogspot.com: KEPEMIMPINAN

Berbagai tulisan BonoEdumedia.com dengan tema kepemimpinan. Silakan kunjungi dan simak setiap tulisan kami. Dapatkan khasanah pengetahuan bermakna untuk hidup Anda.

bonoedumedia.blogspot.com: PRIBADI ISLAMI

Berbagai tulisan BonoEdumedia.com dengan tema pribadi Islami. Silakan kunjungi dan simak setiap tulisan kami. Dapatkan khasanah pengetahuan bermakna untuk hidup Anda.

bonoedumedia.blogspot.com: VIDEO

Berbagai unggahan BonoEdumedia.com dalam bentuk video. Silakan kunjungi dan simak setiap video kami. Dapatkan khasanah pengetahuan bermakna untuk hidup Anda.

55 SD se-Singosari Kirim 220 Siswa Terbaik dalam OSN 2026 di SDN 1 Ardimulyo

Singosari, Kabupaten Malang – Kompetisi akademik bergengsi tingkat sekolah dasar kembali digelar melalui Olimpiade Sains Nasional (OSN) Kecamatan Singosari Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di SD Negeri 1 Ardimulyo pada Kamis, 12 Februari 2026, mulai pukul 07.00 WIB. 

OSN diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Singosari sebagai bagian dari program kerja tahun pelajaran 2025–2026. Kegiatan ini menjadi sarana pengembangan potensi siswa dalam bidang Matematika dan IPAS.

Sebanyak 220 siswa dari 55 SD Negeri dan Swasta mengikuti ajang seleksi ini. Masing-masing bidang diikuti oleh 110 peserta. Para siswa merupakan perwakilan terbaik hasil seleksi di sekolah masing-masing.

Ketua pelaksana, Dwi Cahyo Rini, S.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun budaya kompetisi yang sehat dan meningkatkan kualitas pembelajaran sains di tingkat sekolah dasar. Menurutnya, pembinaan berjenjang akan mendorong lahirnya generasi unggul.

Dengan mengusung tema “Sains Pulihkan Negeri”, OSN tahun ini menekankan pentingnya kontribusi ilmu pengetahuan dalam membangun masa depan bangsa. Tema tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi peserta untuk memberikan performa terbaik.

Acara dibuka oleh Pengawas Sekolah, Yuni Suprapti, M.KPd., M.Pd., yang menegaskan bahwa seleksi ini merupakan tahap awal menuju kompetisi tingkat lebih tinggi. Ia mengajak peserta untuk mengikuti setiap tahapan dengan mental kuat dan sportivitas.

Proses seleksi dilakukan dalam tiga tahap hingga menghasilkan enam pemenang terbaik. Sistem seleksi yang transparan dan profesional memastikan objektivitas penilaian.

Melalui pelaksanaan OSN 2026 ini, Kecamatan Singosari menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan dan menyiapkan generasi yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.




Bagikan:

Tema “Sains Pulihkan Negeri”, OSN Singosari 2026 Siapkan Siswa Menuju Level Nasional

Singosari, Malang – Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Kecamatan Singosari tahun 2026 kembali digelar sebagai ajang pencarian talenta muda di bidang sains. Bertempat di SDN 1 Ardimulyo, kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 12 Februari 2026.

OSN yang diinisiasi oleh
K3S Kecamatan Singosari ini bertujuan menyediakan wahana kompetisi akademik yang sehat bagi siswa SD. Bidang yang dilombakan meliputi Matematika dan IPAS, sesuai dengan kurikulum yang berlaku.

Sebanyak
220 siswa dari 55 sekolah mengikuti seleksi. Setiap sekolah mengirimkan peserta terbaik hasil seleksi internal. Komposisi peserta terdiri atas 110 siswa bidang Matematika dan 110 siswa bidang IPAS.

Ketua pelaksana, Dwi Cahyo Rini, S.Pd, menjelaskan bahwa dasar kegiatan ini adalah program kerja K3S serta komitmen pengembangan potensi peserta didik di bidang sains. Menurutnya, OSN menjadi momentum strategis dalam membangun budaya belajar yang kreatif dan kompetitif.

Tema
“Sains Pulihkan Negeri” dipilih untuk menegaskan bahwa penguasaan sains memiliki peran penting dalam pemulihan dan pembangunan bangsa. Melalui sains, diharapkan lahir generasi yang inovatif dan mampu menjawab tantangan zaman.

Pengawas Sekolah, Yuni Suprapti, M.KPd., M.Pd., saat membuka acara menyampaikan bahwa para peserta terbaik nantinya akan melanjutkan seleksi ke tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional. Ia menegaskan pentingnya mental kuat, sportif, dan menjunjung persaingan sehat.

Seleksi dilakukan melalui tiga tahapan ketat. Tahap pertama menyaring 20 besar. Tahap kedua menentukan 10 besar. Tahap ketiga memilih enam peserta terbaik sebagai juara. Seluruh proses berlangsung secara objektif dengan pengawasan panitia guru.

Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan bibit unggul yang berprestasi sekaligus berkarakter, sesuai dengan semangat pendidikan nasional yang berorientasi pada mutu dan daya saing global.



Bagikan:

OSN Kecamatan Singosari 2026 Resmi Digelar di SDN 1 Ardimulyo, 220 Siswa Ikuti Seleksi Matematika dan IPAS

Singosari, 12 Februari 2026 – Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Kecamatan Singosari tahun 2026 resmi digelar di SD Negeri 1 Ardimulyo. Kegiatan ini menjadi ajang seleksi siswa terbaik bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) bagi jenjang SD Negeri dan Swasta se-Kecamatan Singosari.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh
Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Singosari ini dilaksanakan pada Kamis, 12 Februari 2026, mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai. OSN merupakan bagian dari program kerja K3S tahun pelajaran 2025–2026 sekaligus sebagai wahana pengembangan potensi peserta didik di bidang sains.

Sebanyak
220 siswa dari 55 SD Negeri dan Swasta ambil bagian dalam kompetisi ini. Rinciannya, 110 peserta mengikuti bidang Matematika dan 110 peserta mengikuti bidang IPAS. Seluruh peserta merupakan hasil seleksi internal sekolah masing-masing.

Ketua Pelaksana,
Dwi Cahyo Rini, S.Pd, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan budaya berprestasi, kreativitas, serta daya nalar kritis siswa sejak usia sekolah dasar. Ia menegaskan bahwa OSN bukan sekadar kompetisi, melainkan proses pembinaan karakter dan mental juara.

Tema yang diangkat tahun ini adalah
“Sains Pulihkan Negeri”, yang merefleksikan peran strategis pendidikan sains dalam membangun generasi tangguh dan inovatif. Tema tersebut sejalan dengan semangat peningkatan mutu pendidikan serta penguatan karakter peserta didik.

Acara dibuka secara resmi oleh Pengawas Sekolah Kecamatan Singosari,
Yuni Suprapti, M.KPd., M.Pd. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa seleksi ini merupakan tahap awal menuju kompetisi tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional. Ia juga mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dan persaingan yang sehat.

Proses seleksi dilaksanakan dalam tiga tahap. Tahap pertama menyaring 20 peserta terbaik. Tahap kedua mengerucutkan menjadi 10 peserta terbaik. Tahap ketiga menentukan enam peserta terbaik yang akan meraih Juara I, II, III, serta Harapan I, II, dan III.

Dengan pelaksanaan yang tertib dan sistematis, OSN Kecamatan Singosari 2026 diharapkan mampu melahirkan generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat dan siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi.



Bagikan:

PERATURAN DIREKTUR JENDERAL GTK NOMOR 2626/B/HK.04.01/2023 TENTANG MODEL KOMPETENSI GURU

PERATURAN DIREKTUR JENDERAL GTK
NOMOR 2626/B/HK.04.01/2023
TENTANG MODEL KOMPETENSI GURU 












Bagikan:

APA SIH MODEL KOMPETENSI GURU ITU?

APA SIH MODEL KOMPETENSI GURU ITU?

Model Kompetensi Guru adalah deskripsi pengetahuan, keterampilan, dan sikap/perilaku yang dapat diamati, diukur, dan dikembangkan yang diperlukan dalam melaksanakan tugas profesi sebagai guru.


Kompetensi Guru terdiri dari:

1. KOMPETENSI PEDAGOGIK
Kompetensi pedagogik merupakan kemampuan mengelola pembelajaran peserta didik untuk mencapai tujuan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.


INDIKATOR KOMPETENSI PEDAGOGIK:

a. lingkungan pembelajaran yang aman dan nyaman bagi peserta didik;
b. pembelajaran efektif yang berpusat pada peserta didik; dan
c. asesmen, umpan balik, dan pelaporan yang berpusat pada peserta didik.

  

2. KOMPETENSI PROFESIONAL

Kompetensi profesional merupakan kemampuan penguasaan materi pelajaran secara luas dan mendalam untuk menetapkan tujuan pembelajaran dan pengorganisasian konten pengetahuan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.

 

INDIKATOR KOMPETENSI PROFESIONAL:

a. pengetahuan konten pembelajaran dan cara mengajarkannya;
b. karakteristik dan cara belajar peserta didik; dan
c. kurikulum dan cara menggunakannya.

  

3. KOMPETENSI KEPRIBADIAN

Kompetensi kepribadian merupakan kemampuan kepribadian yang mantap, berakhlak mulia, arif, dan berwibawa serta menjadi teladan peserta didik yang dilakukan melalui refleksi dalam menjalankan tanggung jawab sebagai guru sesuai kode etik profesi dan berorientasi pada peserta didik.

 

INDIKATOR KOMPETENSI KEPRIBADIAN:

a. kematangan moral, emosi, dan spiritual untuk berperilaku sesuai dengan kode etik guru;
b. pengembangan diri melalui kebiasaan refleksi; dan
c. orientasi berpusat pada peserta didik.

  

4. KOMPETENSI SOSIAL

Kompetensi sosial merupakan kemampuan guru untuk berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dan efisien dengan peserta didik, sesama guru, orangtua/wali peserta didik, dan masyarakat sekitar yang dilakukan dalam pembelajaran dan pengembangan diri.

 

INDIKATOR KOMPETENSI SOSIAL:

a.  kolaborasi untuk peningkatan pembelajaran;
b.  keterlibatan orangtua/wali dan masyarakat dalam pembelajaran; dan
c. Keterlibatan dalam organisasi profesi dan jejaring yang lebih luas untuk peningkatan pembelajaran.


Sumber:
Peraturan Direktur Jenderal GTK Nomor 2626/B/HK.04.01/2023 tentang Model Kompetensi Guru


Artikel Versi PDF:
Download DI SINI



Bagikan:

Video Materi Bab Harmoni dalam Ekosistem Kelas 5 SD Pelajaran IPAS Kurikulum Merdeka

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Selamat belajar

Berikut ini Video Materi Bab Harmoni dalam Ekosistem Kelas 5 SD Pelajaran IPAS Kurikulum Merdeka  

Ada 3 bahasan yaitu:
Topik A. Memakan dan Dimakan (RANTAI DAN JARING MAKANAN)
Topik B. Transfer Energi Antar Makhluk Hidup (PIRAMIDA ENERGI MAKANAN)
Topik C. Ekosistem yang Harmonis

Silakan disimak.
Semoga bermanfaat.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

TOPIK A : RANTAI DAN JARING MAKANAN | BAB 2 | KELAS 5 SD | MUATAN PELAJARAN IPAS | KURIKULUM MERDEKA


TOPIK A.1 : EKOSISTEM DAN KOMPONEN | BAB 2 | KELAS 5 SD | MUATAN PELAJARAN IPAS | KURIKULUM MERDEKA


TOPIK A.2 : HUBUNGAN MAKHLUK HIDUP DALAM EKOSISTEM | BAB 2 | KELAS 5 SD | MUATAN PELAJARAN IPAS


TOPIK B : PIRAMIDA ENERGI MAKANAN | BAB 2 | KELAS 5 SD | MUATAN PELAJARAN IPAS | KURIKULUM MERDEKA


TOPIK C : EKOSISTEM YANG HARMONIS | BAB 2 | KELAS 5 SD | MUATAN PELAJARAN IPAS | KURIKULUM MERDEKA




Bagikan:

Video Materi Topik Mendengar Karena Bunyi Kelas 5 SD Pelajaran IPAS Kurikulum Merdeka


Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Selamat belajar

Berikut ini Video Materi Topik Mendengar Karena Bunyi Kelas 5 SD Pelajaran IPAS Kurikulum Merdeka 

Ada 3 bahasan yaitu:
1. Bagian-bagian telinga
2. Cara kita mendengar
3. Gangguan pendengaran

Silakan disimak.
Semoga bermanfaat.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.





Sumber gambar: DI SINI


Bagikan:

Siswa Kelas 5 SD Negeri 1 Dengkol Terus Semangat dalam Pembelajaran Literasi dan Numerasi


Begitulah yang terjadi. Siswa Kelas 5 SD Negeri 1 Dengkol terus semangat dalam pembelajaran literasi dan numerasi. 

Para siswa terus berjuang dalam menguasai pembelajaran literasi dan numerasi.

Siswa-siswa SD Negeri 1 Dengkol, Kecamatan Singosari, Kab. Malang ini mayoritas berasal dari dua dusun Tomporejo dan Sumbersari yang merupakan dua dusun paling ujung dari desa Dengkol.

Pembelajaran ini dilakukan hari Kamis (12 September 2024) tadi pagi. 

Pembelajaran ini dipandu oleh bapak Eko Wahyudi, S.S. selaku wali kelasnya. 

Ada sejumlah 19 siswa di kelas ini. Mereka terdiri dari 11 siswa putra dan 8 siswa putri.


Pak Eko, begitu para siswa memanggilnya, memberikan berbagi bentuk bacaan literasi dan numerasi.

Bacaan tersebut dibahaa bersama dengan siswa. Siswa terlihat sangat antusias dalam belajar.

Salah satu siswa yang bernama Muhammad Bawon sangat antusias karena mendapatkan nilai literasi yang cukup baik. 

Ketika pak Eko bertanya kepadanya, "Bagaimana cara mempertahankan nilai ini atau bahkan meningkatkannya mas?"

Dengan semangat Bawon menjawab, "Jawabannya saya tulis ya pak. Untuk kegiatan berikutnya." Sambil tersenyum lebar, terlihat aura semangat dalam dirinya bahwa dia mampu menguasai literasi.


Teman-teman sekelasnya pun juga tampak antusias dan bersemangat dalam belajar.

Begitulah sedikit coretan kisah hari ini. Siswa Kelas 5 SD Negeri 1 Dengkol Terus Semangat dalam Pembelajaran Literasi dan Numerasi.




Bagikan:

Complete the missing words based on the audio file: Reading - Viewing : Food from Indonesia

Reading - Viewing : Food from Indonesia

Complete the missing words based on the audio file.
Bakso is one of Indonesia's traditional comfort foods. It is meatball soup that can be (1. offered) at any time of the day. The (2. warm) and (3. savory) gravy perfectly with the noodles and (3. fried) onions. A bowl of bakso can also be (4. served) with dumplings and other (5. vegetables) such as bean sprouts and mustard greens.
 
Complete the missing words based on the audio file.
Es Brenebon is a bowl of (6. sweetened) red beans served with liquid brown sugar, (7. condensed) milk and (8. grated) ice on top. Some variants add durian or jelly. It is usually (9. enjoyed) as a dessert and (10. served) in hot weather.
 
Complete the missing words based on the audio file.
Bika is a pancake (11. made) from rice flour, brown sugar, coconut milk and the (12. shredded) coconut flakes. It is (13) baked on a stove and (14. wrapped) in teak leaves. This cake is usually (15. enjoyed) just after being baked. The savoury taste is best enjoyed with a warm drink such as a cup of coffee or tea.

-----



Bagikan:

Ketentuan Daftar Ulang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Jenjang TK, SD, SMP, SMA, dan SMK

Ketentuan Daftar Ulang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Jenjang TK, SD, SMP, SMA, dan SMK
Bagikan:

Pengumuman Penetapan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Jenjang TK, SD, SMP, SMA, dan SMK

Pengumuman Penetapan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Jenjang TK, SD, SMP, SMA, dan SMK
Bagikan:

Ketentuan Seleksi Sesuai Jalur Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Jenjang TK, SD, SMP, SMA, dan SMK

Ketentuan Seleksi Sesuai Jalur Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Jenjang TK, SD, SMP, SMA, dan SMK
Bagikan:

Ketentuan Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Jenjang TK, SD, SMP, SMA, dan SMK

Ketentuan Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Jenjang TK, SD, SMP, SMA, dan SMK
Bagikan:

Pengumuman Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Jenjang TK, SD, SMP, SMA, dan SMK

Pengumuman Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Jenjang TK, SD, SMP, SMA, dan SMK
Bagikan:

Ketentuan Tahapan Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Jenjang TK, SD, SMP, SMA, dan SMK

Ketentuan Tahapan Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Jenjang TK, SD, SMP, SMA, dan SMK
Bagikan: