"Menyebarluaskan Pengetahuan..."

PENDIDIKAN

Berbagai tulisan GiatEdukasi.com dengan tema pendidikan. Silakan kunjungi dan simak setiap tulisan kami. Dapatkan khasanah pengetahuan bermakna untuk hidup Anda.

KELUARGA

Berbagai tulisan GiatEdukasi.com dengan tema keluarga. Silakan kunjungi dan simak setiap tulisan kami. Dapatkan khasanah pengetahuan bermakna untuk hidup Anda.

PEMUDA

Berbagai tulisan GiatEdukasi.com dengan tema pemuda. Silakan kunjungi dan simak setiap tulisan kami. Dapatkan khasanah pengetahuan bermakna untuk hidup Anda.

KEPEMIMPINAN

Berbagai tulisan GiatEdukasi.com dengan tema kepemimpinan. Silakan kunjungi dan simak setiap tulisan kami. Dapatkan khasanah pengetahuan bermakna untuk hidup Anda.

PRIBADI ISLAMI

Berbagai tulisan GiatEdukasi.com dengan tema pribadi Islami. Silakan kunjungi dan simak setiap tulisan kami. Dapatkan khasanah pengetahuan bermakna untuk hidup Anda.

PRAMUKA

Berbagai unggahan GiatEdukasi.com dengan tema Pramuka. Silakan kunjungi dan simak setiap video kami. Dapatkan khasanah pengetahuan bermakna untuk hidup Anda.

VIDEO

Berbagai unggahan GiatEdukasi.com dalam bentuk video. Silakan kunjungi dan simak setiap video kami. Dapatkan khasanah pengetahuan bermakna untuk hidup Anda.

Makna Kata Illah dalam La ilaha illallah (1)

Dalam syahadat asyhadu an la ilaha illaLlah yang biasa diartikan “aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah”, ada kata “Ilah” yang diucapkan. 

Kata “Ilah” dalam bahasa Arab berasal dari kata aliha - ya'lahu – ilaahan.

Jadi setidaknya ada empat makna kata Illah dalam La ilaha illallah:

1. Sakana ilaihi (Merasa Tenang Kepada-Nya)

Artinya, tuhan itu yang memberikan ketenangan kepada hamba-Nya.

Allah Swt berfirman, “Sesungguhnya orang-orang yang tidak mengharapkan (tidak percaya akan) pertemuan dengan Kami, dan merasa puas dengan kehidupan dunia serta merasa tenang dengan kehidupan itu dan orang-orang yang melalaikan ayat-ayat Kami.” (QS. Yunus: 7)

2. Istajara bihi (Merasa Dilindungi Oleh-Nya)

Allah Swt berfirman, “Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan.” (QS. Al-Jin: 6)

3. Wuli’a bihi (Cenderung Kepadanya Atau Mencintai-Nya)

Tuhan adalah Dia yang paling dicintai. Artinya, kalau ada sesuatu yang benar-benar kita cintai melebihi segalanya, sama halnya kita menjadikan sesuatu itu sebagai tuhan. Cinta kepada manusia atau makhluk Allah itu boleh, namun kecintaan terbesar tetap kepada sang Pencipta.

Allah Swt berfirman, “Dan di antara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah. Dan jika seandainya orang-orang yang berbuat zalim itu mengetahui ketika mereka melihat siksa (pada hari kiamat), bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya, dan bahwa Allah amat berat siksaan-Nya (niscaya mereka menyesal).” (QS. Al-Baqarah: 165)

4. Isytaqa ilaih (Merasa Rindu Kepada-Nya)

Allah Swt berfirman, “Dan Kami seberangkan Bani Israil ke seberang lautan itu, maka setelah mereka sampai kepada suatu kaum yang tetap menyembah berhala mereka, Bani lsrail berkata: "Hai Musa, buatlah untuk kami sebuah tuhan (berhala) sebagaimana mereka mempunyai beberapa tuhan (berhala)." Musa menjawab: "Sesungguh-nya kamu ini adalah kaum yang tidak mengetahui (sifat-sifat Tuhan)." (QS. Al-A’raf:138)

Bani Israil sebelum menjadi pengikut nabi Musa As merupakan kaum bodoh penyembah Fir’aun. Setelah Allah swt selamatkan lewat perantara nabi Musa As dari kekejaman Fir’aun, mereka melihat sekelompok orang penyembah berhala.

Seketika itu pula mereka merasa iri, menginginkan tuhan yang terlihat sehingga dapat mereka sembah layaknya Fir’aun dahulu. Itulah rasa rindu yang membuat mereka menuhankan selain Allah swt. Dan sudah semestinya rindu tersebut hanya diberikan kepada Allah swt saja.

Keempat sifat di atas, yakni penenteram jiwa, pelindung, rindu, dan cinta adalah sifat-sifat yang dapat menyebabkan seseorang menghambakan diri kepada-Nya.

Ketika kita salah menempatkan keempat sifat tadi yaitu tidak merasakan keempat sifat tersebut dari Allah swt, bisa-bisa kita menuhankan selain Allah. Surga pun menjadi taruhannya.

Bila orang sudah terlalu cintanya kepada seseorang atau sesuatu, maka ia akan rela berkorban apa saja agar yang dicintainya senang. Seorang suami rela korupsi demi istri tercintanya yang meminta perhiasan dan harta yang sangat banyak.

Jadi agar kita tidak menuhankan selain Allah, keempat hal tersebut harus kita berikan secara penuh kepada Allah swt saja. Kecintaan yang teramat sangat, merendahkan diri, dan tunduk penuh dengan kepatuhan harus kita tujukan hanya kepada Allah semata. Kalau sudah diberikan ke orang lain atau sesuatu yang lain, berarti kita sudah menuhankan selain Allah swt. Apalagi minimal kita bersyahadat 5 x dalam sehari. Jelas saja Allah tidak senang kepada kita kalau kita hanya sekadar berbicara. Kita saja marah kalau ada orang yang hanya janji-janji saja tetapi selalu dilanggar.

Sekarang karena sudah tahu makna syahadat, maka setiap mengucapkan syahadat pahamilah bahwa kita hanya ada kewajiban untuk menghamba kepada Allah saja. Bukan kepada uang, pacar, mode, dan lainnya. Sebagai hamba, kita harus tunduk, patuh, cinta, dan merendahkan diri hanya kepada-Nya saja.

Allahu a'lam

 

 

 








Bagikan:

Makna Syahadatain (Dua Kalimah Syahadat)

Salah satu syarat masuk kedalam islam adalah membaca dua kalimat syahahadat. Kalimat tersebut sering kita ucapkan saat kita sedang sholat, tepatnya saat kita melakukan tahiyyat baik awal maupun akhir.

Syahadatain berarti dua kalimat syahadah. Syahadah itu sama dengan persaksian. Yang dimaksud dengan perksaksian adalah, kita mengakui bahwa Tuhan kita adalah Allah (syahadah uluhiyyah) serta mengakui bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah (syahadah risalah).

Jadi syahadah uluhiyyah berarti menolak semua ilah (sesembahan) dan hanya mengakui, menyembah, serta memohon hanya kepada Allah sebagai satu-satunya ilah.

Allah berfirman: “Dan Kami tidak mengutus seorang Rasul pun sebelum kamu, melainkan Kami wahyukan kepadanya bahwasannya tidak ada tuhan melainkan Aku, maka sembahlah olehmu sekalian akan Aku.” (QS. Al-Anbiya:25)

Laa Ilaha Illallah juga berarti Laa Ma’buda Illallah. Tiada yang disembah melainkan Allah. Setiap kita sholat kita selalu mengatakan “hanya kepadaMu-lah kami menyembah dan kepadaMu-lah kami memohon pertolongan”. Sehingga paling tidak kita mengatakan kalimat ini sebanyak 17 kali dalam sehari. 

Allah berfirman dalam surat Adz-dzariyat ayat 56: “Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembahKu.” (QS. Adz-dzariyat ayat 56)

Selain itu syahadah uluhiyyah memiliki makna Laa Ghoyatu Illallah, tidak ada tujuan melainkan hanya pada Allah. 

Allah menjelaskan hal ini dalam Al-Qur’an surat ke 94 ayat 8: “Dan hanya kepada Allahlah hendaknya kamu berharap (menempatkan tujuan)” (QS. Al-Insyirah :8)

Adapun syahadah risalah adalah bentuk pengakuan, persaksian bahwa Nabi Muhammad adalah seorang rasul yang membawa risalah kebenaran bagi seluruh alam. 

Bentuk pengakuan ini akhirnya menggiring kita untuk loyal dan ittiba’ (mengikuti) setiap sunnah Rasul, serta menjadikan Rasulullah sebagai uswatun hasanah (suri tauladan yang baik) bagi kita semua. Ittibaur Rasul (mengikuti Rasulullah) merupakan pembuktian bahwa kita benar-benar mencintai Rasulullah.

Dalam Islam syahadat adalah bagian yang sangat penting. Mari kita simak pentingnya syahadat bagi kita.

1. Syarat Masuknya Seseorang Ke Dalam Islam (Al-Madkhol Ilal Islam)

Seperti yang sudah dibahas di awal, syahadatain merupakan pintu untuk masuk Islam. Jika ada teman kita yang beragama nashrani ingin masuk islam, pasti dia harus mengucapkan dua kalimat syahadat.

Dua kalimat syahadat ini merupakan pembeda antara orang muslim dan orang kafir. Setiap perbuatan baik umat manusia akan dinilai oleh Allah hanya jika ia telah mengucapkan dua kalimat syahadat.

Jadi, meskipun dia telah berbuat baik, suka menolong, suka berbagi kepada tetangga, atau bahkan menyumbangkan seluruh hartanya kepada yang membutuhkan, itu semua tidak ada nilainya di sisi Allah jika ia tidak mengucapkan dua kalimat syahadat. 

Allah berfirman, “Dan kami hadapi segala amal yang mereka kerjakan (amal baik orang-orang kafir), lalu kami jadikan amal itu (bagaikan) debu yang berterbangan.” (QS. Al-Furqon:23)

2. Syahadat Merupakan Pokok Ajaran Islam (Khulashatu Ta’alimil Islam)

Dengan mengucapkan dua kalimat syahadat berarti seseorang telah rela menerima Allah sebagai Ilah, dan berkewajiban beribadah kepadaNya. Ibadah yang dimaksud disini sudah tentu segala hal yang ada dalam Al-Qur’an dan As-sunnah.

Dengan mengucapkan dua kalimat syahadat kita juga mengakui dan rela bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah. Jadi dalam beribadah kepada Allah kita harus mengikuti Rasulullah sebagai panutan. Segala hal yang tidak dicontohkan oleh Rasulullah, maka itu tidak terhitung sebagai ibadah maka berhati-hatilah.

3. Syahadat Adalah Sistem Perubahan (Asasul Inqilab)

Ketika seseorang mengikrarkan dua kalimat syahadat dengan sungguh-sungguh, maka ia akan merasakan perubahan besar dalam hidupnya.

Contonya adalah khalifah ke-dua umat Islam. Umar bin Khattab. Sebelum masuk ke dalam islam Umar merupakan seseorang yang sangat menentang islam. Namun, ketika Umar diberi hidayah oleh Allah untuk masuk Islam, Umar berubah menjadi sosok pembela Islam. Ia pun mendapat julukan Al-Faruq, sang pembeda. Umar mendapat julukan ini karena merupakan sosok pembeda antara al-haq dengan albathil.

Oleh karena itu, saat seseorang mengucapkan dua kalimat syahadat dengan benar, maka ia akan termotivasi dalam menjadikan hari-harinya penuh dengan kebaikan.

4. Syahadat Adalah Hakikat Dakwah Para Rasul (Haqiqatu Da’watir Rasul)

Tugas para Rasul yaitu menegakkan kalimatullah. Laa Ilaaha Illallah. Dari nabi Adam hingga Nabi Muhammad, semua memiliki misi yang sama, yaitu mengesakan Allah.

Allah berfirman: “Nuh berkata, ‘Hai Kaumku, sesungguhnya Aku adalah pemberi peringatan yang menjelaskan kepada kamu, (yaitu) sembahlah olehmu Allah, bertaqwalah kepadaNya, dan taatlah kepadaku” (QS. Nuh: 2-3)

5. Syahadat Adalah Keutamaan Yang Besar (Fadhail ‘Adzimah)

Ada banyak ganjaran bagi setiap manusia yang mengikrarkan dua kalimat syahadat. Rasulullah bersabda, “Man Qaala Laa Ilaha Illaha Dakhalal Jannah” artinya, siapa yang mengucapkan dua kalimat syahadat akan masuk syurga. Namun ada syarat lain yang harus terpenuhi, yakni selama ia tidak menyekutukan Allah.

Lalu bagaimana seandainya kita banyak dosa? Jika seorang manusia yang telah mengucapkan dua kalimat syahadat lalu ia berbuat dosa, maka ia akan “dicuci” dulu dalam neraka.

Jika diibaratkan, syahadat adalah kuncinya syurga. Akan tetapi setiap kunci kan punya gigi. Maka gigi-gigi itu merupakan pengalaman dari syahadat. Jadi, jika ingin masuk syurga tidak cukup hanya dengan syahadat, kita juga perlu mengamalkan kandungan syahadatnya, yakni mengamalkan semua perintah Allah dan menjauhi larangannya. 

Allahu a'lam.










 

Bagikan:

Makna Hari Santri

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Hari santri diperingati setiap tanggal 22 Oktober. Hari Santri merupakan wujud agar kita selalu ingat bahwa semenjak lahirnya negeri ini, kita telah menjadi bagian dari perjuangan para pahlawan, para kiai, para santri, dan pendahulu kita. 

Oleh sebab itu, kita berperan dalam menjaga semangat perjuangan mereka dengan melakukan sinergi positif yang dapat membangun negeri ini ke arah yang lebih baik, terutama dalam merawat keberagaman, menjaga kerukunan serta rasa aman antar sesama. Hal itulah yang menjadi modal penting bangsa kita agar menjadi bangsa yang besar.

Allah Swt sendiri mengingatkan di dalam QS. Ali Imran ayat 103:

وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ ه اللَِّ جَمِيعًا وَلََ تَفَ ه رقُوا

Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai.

وَاذْكُرُوا نِعْمَتَ ه اللَّ عَلَيْكُمْ إِذ كُنْتُمْ أَعْدَاءً فَألَهفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأصَْبَحْتُمْ بِنِعْمَتِهِ إِخْوَانًا

dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu karena nikmat Allah, menjadilah kamu orang yang bersaudara;

Ayat tersebut menegaskan betapa pentingnya kita menjaga tali kerukunan, supaya tidak terjadi gejolak dan perang saudara (berpecah belah) di antara kita.

Tema hari santri tahun ini adalah “Santri Sehat Indonesia Kuat”. Kita semua berjuang bersama untuk menjaga kesehatan agar kita terhindar dari Covid-19 sehingga menjadikan para santri, para kiai, dan kita semua menjadi kuat baik lahir maupun batin.

Simak video berikut ini:


Allahu a'lam.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh









Bagikan:

Penggunaan Kata There is dan There are


Berikut ini penjelasan terkait penggunaan Kata There is dan There are.

Kata There is dan There are memiliki arti disana ada. 

Kata There is diikuti dengan kata benda tunggal/satu (singular nouns).

Kata There are diikuti dengan kata benda jamak/lebih dari satu (plural nouns).

 

A. CONTOH PENGGUNAAN THERE IS

1. KALIMAT POSITIF

POLA KALIMAT:

There is + kata benda tunggal/satu (singular nouns)

 

Contoh kalimat:

- There is a car.

- There is a book.

- There is an apple.

 

2. KALIMAT NEGATIF

POLA KALIMAT:

There is + not + kata benda tunggal/satu (singular nouns)

 

Contoh kalimat:

- There is not a car.

- There is not a book.

- There is not an apple.

 

3, KALIMAT TANYA

POLA KALIMAT:

Is + there  + kata benda tunggal/satu (singular nouns) ?

 

Contoh kalimat:

- Is there a car?

- Is there a book?

- Is there an apple?


***


B. CONTOH PENGGUNAAN THERE ARE

1. KALIMAT POSITIF

POLA KALIMAT:

There are + kata benda jamak/lebih dari satu (plural nouns)

 

Contoh kalimat:

- There are two cars.

- There are some books.

- There are many apples.

 

2. KALIMAT NEGATIF

POLA KALIMAT:

There are + not + kata benda jamak/lebih dari satu (plural nouns)

 

Contoh kalimat:

- There are not two cars.

- There are not some books.

- There are not many apples.

 

3, KALIMAT TANYA

POLA KALIMAT:

Are + there  + kata benda jamak/lebih dari satu (plural nouns) ?

 

Contoh kalimat:

- Are there two cars?

- Are there some books?

- Are there many apples?

 

Sumber:

Azar, Betty Schrampfer. Understanding and Using English Grammar. 1989. New Jersey: Prentice Hall Regents

Thomson, AJ and Martinet, AV. A Practical English Grammar. 1960. Oxford: Oxford University Press


Bagikan:

Meneladani Akhlaq Nabi Muhammad SAW

Siapakah manusia yang berakhlak paling mulia? Ya, dialah Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa salam. Beliau adalah Nabi dan Rasul Allah paling akhir, yang di utus bagi seluruh umat. 

Sejak kecil hingga dewasa, Nabi Muhammad SAW sudah memiliki akhlak yang baik. Beliau tidak menyukai perbuatan orang-orang Makkah yang gemar menyembah berhala dan sering berbuat jahat. Karena kebaikan akhlaknya, beliau mendapat julukan “Al Amin”, artinya “orang yang dapat dipercaya”. 

Nabi Muhammad SAW dikenal sebagai orang yang jujur dan adil. Beliau sering dimintai tolong untuk menyelesaikan masalah-masalah yang terjadi di kalangan orang-orang Makkah. 

Nabi Muhammad SAW adalah orang yang memiliki akhlak paling baik. Beliau sangat jujur. Tidak pernah sekalipun beliau berdusta atau berkhianat. Perkataan beliau pasti benar, dan janji beliau pasti ditepati. 

Beliau juga sangat amanah. Karena sifat amanahnya, beliau sangat disukai pedagang. Barang dagangan yang dipercayakan kepada beliau, pasti mendatangkan untung. 

Nabi Muhammad sangat penyayang pada orang tua maupun yang lebih muda. Beliau tak pernah menyakiti orang lain, melalui perkataan maupun perbuatan. Bahkan kepada orang-orang yang memusuhinya pun, beliau mau memberikan maaf dan mendoakan kebaikan.

Nabi Muhammad SAW juga sangat dermawan. Beliau tak pernah menumpuk harta. Semua hartanya disumbangkannya untuk menegakkan Agama Allah. Kedermawanan beliau banyak di contoh para sahabat dan orang-orang shalih terdahulu. Mereka tak segan-segan menyumbangkan harta kekayaannya demi memperjuangkan agama Islam.

Rasulullah SAW juga orang yang sangat tegas. Beliau benar-benar membedakan mana yang baik dan yang buruk, yang halal dan yang haram. Beliau juga tegas membedakan mana kawan dan mana lawan. Orang-orang beriman adalah kawan dan saudara, sedangkan orang-orang yang menentang dakwah beliau dianggapnya musuh.

Meneladani akhlak Nabi sama dengan berakhlak Al-Quran. Banyak ayat dalam Al-Quran tentang anjuran berakhlak mulia. Dan contoh paling baik dalam berakhlak mulia adalah Nabi Muhammad SAW.

Mengapa kita harus meneladani Nabi? Kita harus meneladani akhlak Nabi karena hanya beliau yang pantas untuk kita teladani. Beliau adalah nabi dan rasul Allah yang terakhir. Beliaulah manusia yang paling sempurna. Hidup beliau selalu mendapat bimbingan dari Allah subhanahu wa ta’ala. Sehingga setiap perbuatan beliau tak ada yang salah atau buruk. Semuanya benar dan baik.

Allah telah memberikan pujian atas akhlak yang di miliki Rasulullah. Dalam Al-Quran disebutkan: “Sesungguhnya kamu (Muhammad) benar-benar berbudi pekerti yang agung.” (QS. Al-Qalam: 4)

Memiliki Akhlak mulia sangat banyak manfaatnya. Orang yang akhlaknya baik, pasti disenangi orang lain di dunia. Dan di akhirat kelak, mereka mendapat ganjaran surga. Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya seorang hamba dengan akhlak baiknya dapat mencapai derajat yang agung di akhirat dan tempat tinggal yang mulia, kendati amal ibadahnya ringan.” (HR. At-Thabrani)

Karenanya, mari kita meneladani akhlak Nabi yang mulia. Dengan memiliki akhlak yang baik, kita akan mendapat kebaikan di dunia, dan juga keuntungan di akhirat. Allahu a'lam












Bagikan:

TILAWAH AL QURAN SURAT AL QARI'AH

 Berikut ini lantunan merdu tilawah Al Quran Surat Al Qari'ah














Bagikan:

TILAWAH AL QURAN SURAT AL BAYYINAH

Berikut ini lantunan merdu Tilawah Al Quran Surat Al Bayyinah













Bagikan:

Bagaimana Ucapan Kata Terimakasih di Berbagai Negara di Dunia...???

Berikut ini video berbagai Ucapan Kata Terimakasih di Berbagai Negara di Dunia...















Bagikan:

Kandungan Surat At-Tiin



Berikut ini kandungan surat At-Tiin, Allah SWT mengawali surat ini dengan bersumpah atas 4 tempat suci, yaitu Tiin, sebagian ulama berpendapat bahwa Tiin yaitu tempat tinggal Nabi Nuh as, tepatnya di Damaskus, di tempat itu banyak ditanami buah tin; Zaitun, ini adalah tempat kelahiran Nabi Isa, yaitu Baitul Maqdis atau tepatnya Yerussalem (Palestina); Gunung Sinai, yaitu tempat di mana Nabi Musa bercakap langsung dengan Allah Swt, tempat Nabi Musa as menerima wahyu; dan Mekkah, yaitu tempat kelahiran Nabi Muhammad Saw sebagai Nabi penyempurna akhlak.

Allah SWT telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sempurna. Oleh karena itu, hendaknya manusia bersyukur kepada Allah dengan banyak melakukan amal shalih. 

Bagi mereka telah disiapkan pahala yang tiada putus-putusnya. Namun, masih ada yang mengingkari nikmat setelah datang keteranganketerangan dari Tuhannya. Bagi mereka telah disiapkan tempat kembali yang buruk.

Allahu a'lam












Bagikan:

Penggunaan Kata Both-And dalam Bahasa Inggris

Berikut ini penjelasan terkait penggunaan Kata Both-And dalam Bahasa Inggris

Arti kata both adalah keduanya.

Arti kata and adalah dan.

Kedua kata ini (both-and) jika digunakan untuk menggabungkan 2 hal yang memiliki struktur kalimat paralel positif (bisa berupa kata benda (noun), kata kerja (verb), kata sifat (adjective), atau yang lainnya). Biasanya 2 hal tersebut memiliki hubungan korelatif yang sama. Sama-sama dilakukan keduanya.

CONTOH PENGGUNAAN

I like sweaters. (Saya suka sweter)

I like jackets. (Saya suka jaket)

Digabungkan menjadi: 

I like both sweaters and jackets. (Saya suka keduanya sweter dan jaket)

 

You wear a T-shirt. (Kamu memakai kaos)

You wear a hat. (Kamu memakai topi)

Digabungkan menjadi:

You wear both a T-shirt and a hat. (Kamu memakai keduanya kaos dan topi)

 

My father buys a car. (Ayahku membeli mobil)

My father buys a motor cycle. (Ayahku membeli sepeda motor)

Digabungkan menjadi:

My father buys both a car and a motor cycle. (Ayahku membeli keduanya mobil dan sepeda motor)

 

Sumber:

Azar, Betty Schrampfer. Understanding and Using English Grammar. 1989. New Jersey: Prentice Hall Regents

Thomso, AJ and Martinet, AV. A Practical English Grammar. 1960. Oxford: Oxford University Press

 

BACA JUGA:
Penggunaan Kata There Is dan There Are
Penggunaan Kata Both-And dalam Bahasa Inggris
Penggunaan Kata Either-Or dalam Bahasa Inggris
Penggunaan Kata Neither-Nor dalam Bahasa Inggris


Bagikan:

Link Download Anime Battle of Surabaya (2015)

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Semangat pagi kawan

Berikut ini link download tentang Anime Battle of Surabaya (2015)

Silakan Download Battle of Surabaya Dub Indonesia
DI SINI.

Silakan Download Battle of Surabaya Dub English Sub Indonesia
DI SINI.

Demikianlah link download tentang Anime Battle of Surabaya (2015)

Selamat menyaksikan.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh






Bagikan:

Video Pembelajaran Reading and Understanding a Text Kelas 6 SD

Berikut ini video pembelajaran dengan tema Reading and Understanding a Text Kelas 6 SD.



































Bagikan:

Tes Gaya (Modalitas) Belajar




Apa itu gaya (modalitas) belajar ?
Gaya (modalitas) belajar adalah cara seseorang menyerap informasi melalui indera yang dimilikinya. 

Apa manfaat mengetahui gaya (modalitas) belajar ?
Saat seseorang menerima informasi yang sesuai dengan kecenderungan gaya (modalitas)-nya maka ia akan lebih mudah merespon informasi tersebut. Dengan mengetahui gaya (modalitas) belajar, seseorang akan mendapatkan gambaran yang jelas tentang cara belajar yang benar-benar sesuai untuk dirinya. 

Hasil riset menunjukkan bahwa seseorang yang belajar dengan menggunakan gaya (modalitas) belajar mereka yang dominan, akan mendapat nilai yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang belajar dengan cara yang tidak sejalan dengan gaya (modalitas) belajarnya. 

Kebanyakan orang cenderung pada yang satu jenis gaya (modalitas) belajar. Namun, itu tidak berarti bahwa gaya (modalitas) yang lain tidak baik. Semua baik, tergantung mana yang siswa rasa paling sesuai untuk dirinya. 

Kuisioner ini mohon diisi sesuai kondisi Anda. Pilih jawaban yang paling mendekati kondisi Anda. Semakin mendekati kondisi Anda, maka hasil akan semakin valid.

REFERENSI: 
DePorter, Bobby. 2007. Quantum Learning. Bandung: Mizan pustaka
Gunawan, Adi W. 2006. Genius Learning Strategy. Jakarta: Gramedia Pustaka utama 
Raharjo, Sakti. 2007. Funtactics. Bandung: Syamil
Rose, Colin. 2006. Accelerated Learning. Bandung: Nuansa
Santoso, Arif. 2014. Jurus Sang Guru. Surabaya: Kualita Mediatama



TEMUKAN GAYA BELAJAR ANDA
Gaya Belajar Hebat, Prestasi Melesat


Investasi Sekali Seumur Hidup











 
Bagikan:

Hadits Amal yang Pertama Kali Dihisab Video Pembelajaran Kelas 4 SD

Berikut ini materi tentang Hadits Amal yang Pertama Kali Dihisab Video Pembelajaran Kelas 4 SD.






































Bagikan:

Kisah Hikmah di Bulan Dzulhijjah Bersama Kak Dini

Berikut ini video rekaman Kisah Hikmah di Bulan Dzulhijjah Bersama Kak Dini.

Silakan klik pada gambar di bawah ini:




















Bagikan: