"Menyebarluaskan Pengetahuan..."

PENDIDIKAN

Berbagai tulisan GiatEdukasi.com dengan tema pendidikan. Silakan kunjungi dan simak setiap tulisan kami. Dapatkan khasanah pengetahuan bermakna untuk hidup Anda.

KELUARGA

Berbagai tulisan GiatEdukasi.com dengan tema keluarga. Silakan kunjungi dan simak setiap tulisan kami. Dapatkan khasanah pengetahuan bermakna untuk hidup Anda.

PEMUDA

Berbagai tulisan GiatEdukasi.com dengan tema pemuda. Silakan kunjungi dan simak setiap tulisan kami. Dapatkan khasanah pengetahuan bermakna untuk hidup Anda.

KEPEMIMPINAN

Berbagai tulisan GiatEdukasi.com dengan tema kepemimpinan. Silakan kunjungi dan simak setiap tulisan kami. Dapatkan khasanah pengetahuan bermakna untuk hidup Anda.

PRIBADI ISLAMI

Berbagai tulisan GiatEdukasi.com dengan tema pribadi Islami. Silakan kunjungi dan simak setiap tulisan kami. Dapatkan khasanah pengetahuan bermakna untuk hidup Anda.

PRAMUKA

Berbagai unggahan GiatEdukasi.com dengan tema Pramuka. Silakan kunjungi dan simak setiap video kami. Dapatkan khasanah pengetahuan bermakna untuk hidup Anda.

VIDEO

Berbagai unggahan GiatEdukasi.com dalam bentuk video. Silakan kunjungi dan simak setiap video kami. Dapatkan khasanah pengetahuan bermakna untuk hidup Anda.

Asma' binti Abu Bakar: Pemilik Dua Selendang dari Surga

Nama lengkapnya adalah Asma' binti Abdullah bin Utsman Abi Bakar Ash-Shiddiq. Asma merupakan anak dari salah satu dari sepuluh orang yang dijamin masuk syurga oleh Allah, yakni Abu Bakar Ash-Shiddiq ra. 

Ibunya bernama Qutayrah binti Abu Uzza dari Banu Amir bin Lu'ai. Pamannya adalah Abdurrahman bin Abu Bakar ra., yakni pemanah yang handal dan kesatria yang gagah berani. Kakeknya adalah Abu Quhafah yang disebut sebagai salah satu sahabat rasulullah SAW.

Asma' telah dilahirkan 27 tahun sebelum Hijrah. Usianya lanjut, sehingga beliau wafat pada tahun ke-73 sesudah Hijrah. Berarti usianya genap satu abad. 

Asma' telah memeluk Islam bersama-sama orang yang pertama memeluk Islam. Dia adalah orang yang kedelapan belas dalam urutan orang-orang yang mula-mula memeluk Islam. Usia Asma' delapan tahun lebih tua dari 'Aisyah ra.

PERNIKAHANNYA
Asma' menikah dengan Zubair bin Awwam ra. yang dijuluki sebagai Hawari (pengawal setia) Rasulullah dan dikenal sebagai salah satu dari orang-orang yang telah dijanjikan masuk surga. 

Ia melahirkan anaknya di Madinah dan bayinya adalah bayi pertama yang dilahirkan di negeri tempat ummat Islam berhijrah kala itu. Anaknya bernama Abdullah bin Zubair yang tumbuh menjadi pejuang Islam dan dikisahkan menjadi khalifah yang ahli ibadah dan jihad. Selain 'Abdullah, anak-anaknya yaitu Urwah, Mundzir, Asim, Muhajir, Khadijah, Ummul Hasan dan 'Aisyah.

Asma' binti Abu Bakar berkata, "Ketika aku menikahi Zubair, dia belum mempunyai rumah, juga tidak mempunyai budak. Dia tidak mempunyai apa-apa di muka bumi ini selain kudanya. 

Akulah yang biasanya menggembalakan kudanya, memberinya makan, dan merawatnya. Selain itu aku juga yang menggiling bibit kurma, menggembalakan unta, memberinya minum, menambal ember, dan membuat roti. 

Sebenarnya aku tidak begitu pandai membuat roti, maka tetanggaku orang Anshar yang biasanya membuatkan roti untukku. Mereka adalah wanita-wanita yang ramah."

Pada suatu ketika Asma' merasa Zubair berlaku keras terhadapnya. Lalu Asma' menemui ayahnya, Abu Bakar Ash-Shiddiq dan mengeluhkan tentangnya. Ayahnya berkata, "Putriku, Sabarlah. Jika seorang wanita mempunyai suami yang shaleh dan dia meninggal, lalu wanita itu tidak menikah setelah itu, mereka akan dipersatukan kembali di surga." 

Suaminya, Zubair telah syahid dalam pertempuran jamal.

PERAN YANG BESAR KETIKA RASULULLAH HIJRAH
Dari masa jahiliyyah hingga ke masa pemerintahan Bani Umayyah. Semenjak permulaan Islam, Asma' telah banyak membantu perjuangan Nabi SAW beserta ayahnya.

Ketika Rasulullah SAW dan Abu Bakar ra. dikejar-kejar oleh kafir-kafir Quraisy, keduanya bersembunyi di gua Tsur, maka setiap petangnya, Asma' binti Abu Bakar seorang diri telah datang ke tempat persembunyian itu untuk membawa makanan dan minuman untuk Nabi SAW serta ayahnya. 

Pada malam ketiga, Asma'juga telah datang ke tempat persembunyian Rasulullah SAW dengan rnembawa Seorang penunjuk jalan, yaitu Abdullah bin Uraiqith.

Kemudian Nabi SAW bersama sahabatnya meninggalkan gua itu untuk melanjutkan perjalanan. Sedangkan Asma' membawakan bungkusan makanan bagi mereka. 

Dan karena dia tidak menemukan tali untuk mengikat makanan itu pada unta, maka ia membuka tali ikat pinggangnya, lalu disobeknya menjadi dua utas tali. 

Yang satu dijadikan ikat makanan kepada unta, dan yang lain diikatkan pada pinggangnya. Dan sejak itulah dia telah dikenal dengan panggilan 'Wanita yang mempunyai dua ikat pinggang'.

Setelah berkhidmat dan membantu perjuangan Nabi SAW Ketika berhijrah ke Madinah, Asma' segera kembali ke rumahnya. Namun, belum sempat Asma' tiba di rumahnya, beberapa orang kaum Quraisy dengan diketuai oleh Abu jahal, sudah berada di belakangnya. 

Asma' ditanya dengan berbagai pertanyaan. Tetapi dia tetap menjawab, 'Saya tidak tahu.' Hal itu telah membuat Abu Jahal marah, lalu dia menampar Asma' dengan tangannya yang kasar itu. 

Lantaran tamparan itu terialu kuat, sehingga anting-anting Asma' tercabut dari telinganya. Rasa sakit dari tamparan Abu jahal itu terus terasa oleh Asma' sampai beberapa hari, bahkan dia tidak dapat melupakannya seumur hayatnya. 

Abu Jahal adalah orang yang paling disegani oleh penduduk Mekkah karena kekayaan dan kekejamannya. Ia mampu menahan rasa sakit dari pukulan Abu Jahal yang memukulnya dikala ia sedang mengandung.

KECERDASAN, KESHOLEHAN, DAN KEDERMAWANANNYA
Suatu ketika dikala Rasulullah SAW keluar dari Makkah, ayahnya (Abu Bakar) membawa seluruh hartanya. 

Tiba-tiba kakeknya yang buta datang dan mencemaskan mereka karena mengetahui bahwa anaknya telah meninggalkan keluarganya tanpa harta dan pergi bersama Rasulullah yang waktu itu dicari-cari oleh orang-orang Kafir Qurais. 

Asma lalu segera mengumpulkan bebatuan yang ada di sekitarnya dan menyusunnya dalam bungkusan kain di gudang rumahnya. Setelah itu ia memegang tangan kakeknya dan memintanya untuk meraba tumpukan batu yang telah diselimuti kain tadi. 

Hal tersebut ia lakukan dengan tujuan agar kakeknya tidak merasa cemas dan menjaga kehormatan Ayahnya di hadapan Kakeknya.

Asma juga dikenal sebagai wanita yang taat terhadap suami dan menjaga kehormatannya. Asma' sering menjujung bibit kurma di kepalanya dari hasil tanah milik Zubair yang telah dihadiahkan oleh Rasulullah SAW kepadanya. Tanah itu jauhnya sekitar 2 mil. 

Suatu hari, Asma' sedang membawa bji-biji kurma itu di atas kepalanya, di tengah perjalanan ia bertemu dengan Rasulullah SAW dan sekelompok sahabat ra. Lalu Beliau SAW memanggil Asma', "Ayo! lkutiah!" Beliau SAW mengajaknya agar ikut di belakang beliau. 

Asma' merasa malu sekali berjalan bersama para laki-laki. Dan ia teringat akan Zubair dan kecemburuannya. Karena Zubair termasuk orang yang paling pencemburu. 

Dan ketika Rasulullah SAW melihat bahwa Asma' malu, lalu beliau pergi. Setelah itu, Asma' menemui Zubair dan menceritakan kejadian tadi, "Tadi Rasulullah SAW bertemu denganku ketika aku sedang menjunjung biji kurma di kepalaku. Ada sekelompok sahabat bersama beliau. Beliau merundukkan untanya supaya aku bisa ikut menunggang unta itu bersama beliau, tetapi aku sangat malu dan aku tahu rasa cemburumu." 

Zubair berkata, "Demi Allah, memikirkanmu menjunjung biji kurma adalah lebih berat bagiku daripada kamu berkendaraan bersama beliau."

Selain itu, Asma merupakan wanita yang dermawan. Ia dikenal tidak pernah menampung hartanya. Meskipun ia dalam keadaan miskin, ia masih bisa bersedekah dengan apa yang dimilikinya. 

Asma' binti Abu Bakar pernah datang menemui Rasulullah SAW dan berkata, "Ya Nabi Allah! tidak ada apa-apa di rumahku kecuali apa yang dibawakan Zubair untukku. Salahkah bila aku menginfakkan sebagian dari yang dibawakannya itu?" 

Beliau SAW menjawab, "Infakkanlah yang kamu bisa. Jangan menimbun harta, atau Allah akan menahannya darimu." 

Kedermawanannya tidak diragukan lagi. Prinsip hidupnya adalah menyedekahkan apa yang ada, tanpa menyimpannya. la sangat menyakini, bahwa dengan memperbanyak sedekah akan menambah rezeki dan menyelesaikan masalah.

Diriwayatkan pula, bahwa Asma' binti Abu Bakar jika merasa tidak enak badan, maka dia akan membebaskan semua budak miliknya. Jika ia merasa sakit kepala, maka ia akan meletakkan tangannya di kepalanya, seraya berkata, "Tubuhku, dan yang diampuni Allah sudah cukup!" 

Asma' pun sering menasehati putra-putri dan ahli keluarganya, "Berinfaklah dan bersedekahlah dan jangan menanti agar uangmu berlebih. Jika engkau mengharapkan uangmu berlebih, engkau tidak akan mendapatkannya. Jika engkau bersedekah, engkau tidak akan menderita kerugian."

KEZUHUDAN DAN KEBERANIAN ASMA' BINTI ABU BAKAR
Ketika usianya bertambah tua, Allah telah memberinya ujian, yaitu kedua belah matanya menjadi buta. Dan kezuhudan dan kecintaannya kepada akherat, telah banyak menjauhkan dirinya dari tipu daya duniawi. 

Pernah pada suatu ketika, putranya yaitu Mundzir bin Zubair telah datang dari lrak. Dan ia mengirimi Asma' binti Abu Bakar ra. setelan baju yang terbuat dari kain halus yang sangat lembut. Ketika baju itu sampai, Asma' menyentuh kain itu dengan tangannya, lalu ia berkata, "Hussh, Kembalikan pakaian ini kepadanya!" Terlihat Asma' sangat gusar dengan hadiah itu. 

Melihat hal ini Mundzir berkata, "Wahai lbu, (baju) ini tidak tembus pandang!" Asma' menjawab, "Jika tidak tembus pandang, ia tembus cahaya." 

Kemudian Mundzir memberikan kepada Asma' sebuah pakaian biasa dan Asma' menerimanya. Asma' berkata, "Aku akan memakai pakaian seperti ini."

Diriwayatkan bahwa Asma' binti Abu Bakar ra. termasuk golongan wanita-wanita pemberani. Asma adalah salah satu wanita yang berani mengambil resiko atas Syahadat yang telah ia ucapkan. 

Ia juga telah merealisasikan pernyataan Syahadatnya dengan ketabahan dan keberaniannya dalam melewati rintangan-rintangan dari orang-orang yang memusuhi Islam.

Ketika anaknya, Abdullah telah terbunuh di tangan Al-Hajjaj. Hajjaj meletakkan mayatnya tersalib di atas batu. Dan dia bersumpah tidak akan menurunkannya dari atas salib itu, sehingga ibunya sendiri datang memohon kepadanya untuk menurunkan mayat itu. 

Akan tetapi, Asma' sangat enggan untuk menundukan kepalanya kepada Al-Hajjaj. Maka mayat itu terus bergantung di situ, sehingga genap setahun lamanya di atas salib. 

Dan ketika pada suatu hari Asma' lewat di situ, ia berkata, "Apakah masih belum sampai masanya bagi sang pahlawan ini untuk menapakkan kakinya di atas bumi!" 

Mendengar ucapannya tersebut, orang-orang bani Umayyah telah menganggap kata-kata Asma' itu sebagai permintaan belas kasihan kepada anaknya, maka mereka pun menurunkannya dari atas salib.

Al-Hajjaj pun datang kepada Asma' dengan penuh keangkuhan dan berkata kepadanya, "Apa pendapatmu tentang apa yang telah kulakukan terhadap anakmu?" 

Asma' menjawab dengan tegas, "Aku telah membinasakan dunianya, ketika dia telah berhasil membinasakan akhiratmu."

Salah satu bentuk keberanian Asma' ialah dia selalu menyimpan sebuah belati di bawah bantalnya untuk melawan para pencuri yang merajalela di Madinah. Namun keberanian Asma' bukan sekedar itu, bahkan ia berani berkata hak di hadapan seorang penguasa walaupun terasa pahit. 

la pernah pergi menemui Hajjaj dalam keadaan buta. Dia bertanya, "Di mana Hajjaj?" Mereka menjawab, "la tidak di sini." Dia berkata, "Katakanlah kepadanya bahwa aku mendengar Rasulullah SAW mengatakan bahwa Ada dua orang laki-laki di Thaif: Yang seorang adalah pendusta dan yang seorang lagi adalah perusak." 

Yang dimaksud perusak adalah Hajjaj itu sendiri. Ketika pesan itu disampaikan kepada Hajjaj, Hajjaj berbalik mengunjungi Asma' binti Abu Bakar ra. dan berkata kepadanya, "Putramu telah menumpang di rumah ini dan Allah telah membuatnya merasakan siksaan yang pedih yang telah dilakukan atasnya." 

Asma' menjawab, "Engkau berdusta. Dia berbakti kepada kedua orang tuanya, berpuasa dan shalat, tetapi demi Allah, Rasulullah SAW memberitahu kami bahwa seorang pendusta akan muncul dari Tsaqif, yang satu lebih buruk dari yang pertama, yaitu ia seorang perusak."

Asma' binti Abu Bakar ra. mewasiatkan sebelum wafatnya, "Jika aku meninggal dunia, mandikanlah aku dan kafanilah, serta berilah wewangian, tetapi jangan tinggalkan parfum di kain kafanku dan jangan mengikutiku dengan api." 

Asma' binti Abu Bakar ra. meninggal dunia beberapa malam setelah putranya Abdullah bin Zubair diturunkan dari salib.

Abdullah bin Zubair telah terbunuh pada hari Selasa, 17 jumadil-Ula tahun 73 Hijrah. Ia dan keluarganya adalah bukti bahwa pengaruh dari lingkungan dan didikan Islam yang kuat dari keluarga akan membentuk generasi-generasi yang rabbani. 

Semoga kita juga bisa membuktikan dengan mengambil resiko-resiko untuk menjaga keimanan kita. Karena Allahlah sebaik-baik pembalas dan kepada Allahkah kita akan kembali.

Allahu a'alam...






Bagikan:

Kegelisahan Jiwa di Masa SMA

Selamat datang kembali di Bonoedumedia.com. Kali ini kami masih mengupas tentang tema pemuda. Kali ini tentang pertanyaan sekitar kegelisahan jiwa di masa SMA.

Pertanyaan:
Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh. Saya ingin mengadukan kegelisahan hati ini. Keluarga tidak memberikan kepercayaan kepada saya sepenuhnya, ditambah lagi saya tidak percaya diri.

Sekarang saya duduk di bangku SMA, dan keluarga saya menginginkan agar saya mendapat peringkat pertama meskipun tahun lalu peringkat saya lumayan bagus.

Di rumah tidak ada yang merasa kalau saya bermasalah. saya mencoba untuk lepas dari masalah itu, tetapi belum berhasil.  Keluarga saya tidak tahu akan hal ini. 

Saya takut tidak bisa mengatasinya sebelum waktu ujian tiba. Saya takut akan menggunakan cara-cara yang tidak diridhai Allah, bahkan oleh saya sendiri. Saya sangat berharap Anda bisa menjawab keluh kesah saya. Terima kasih.

Jawaban:
Saudaraku yang terhormat, apa yang kamu gambarkan pada kenyataannya ialah sebaliknya, keluargamu sebetulnya sangat percaya pada kemampuanmu. Oleh karena itu, mereka berharap kamu bisa mendapat nilai tertinggi. Mereka melihat kamu mempunyai kemampuan mencapainya karena melihatmu bisa mendapat peringkat yang cukup baik. Mereka tidak mencela atau berhenti memberikan kepercayaan. Sebaliknya, mereka terus memotivasimu agar mendapat peringkat yang lebih baik dan lebih tinggi lagi.

Bola sekarang ada di tanganmu, apa yang dicari tak akan tercapai tanpa usaha. Jika kamu mengerahkan usaha secara maksimal, sungguh-sungguh ingin berhasil dalam studi, berhasil mengatur waktu antara belajar dan bermain... tentu mereka akan gembira. 

Mereka selamanya memandangmu sebagai orang yang mampu menjalankan kewajibannya. Yang diinginkan bukankah melakukan sesuatu yang harus disukai tanpa membatasi dengan jelas tujuanmu sebenarnya.

Ketahuilah, masa depan ada ditanganmu, bukan di tangan orang lain. Besar usaha yang dikerahkan, itu pula hasilnya akan dipetik! Kepercayaan dihasilkan manusia jika ia mampu melaksanakan apa yang diembankan. Jika mereka melihat kamu mampu menunaikan kewajiban, maka mereka akan percaya kepadamu.

Kamu harus terbebas dari kegelisahan yang membingungkan. Jangan bebani orang lain dengan tugas dan tanggung jawabmu. Kerahkan seluruh usaha, maka kamu akan kuat dan siap menghadapi ujian dengan izin Allah.

Aturlah waktu dari sekarang, buat jadwal yang tidak mengganggu pelajaran. Ketahuilah bahwa Allah tidak akan menyia-nyiakan pahala orang yang berbuat kebajikan. Mintalah pertolongan kepadanya dengan salat dan dzikir, insya Allah kamu akan mendapatkan hasil yang terbaik. Jangan merusak jadwal yang ada dan tidak disiplin, karena ini merupakan salah satu musuh utama bagi keberhasilan studi. Semoga kamu sepakat.

Allahu a'lam...










Bagikan:

Menghadapi Tahun Transisi Menakutkan di Masa SMA

Berikut ini sebuah pertanyaan tentang menghadapi tahun transisi: momok menakutkan di masa SMA.


Pertanyaan:
Saya pelajar putri kelas 2 SMA. Kurang dari 1 bulan lagi in syaa Allah saya duduk di kelas 3 SMA. Namun saya sangat takut menghadapi tahun pelajaran berikutnya, padahal kelak saya bercita-cita melanjutkan studi ke fakultas farmasi.


Keluarga kami bermukim di  luar negeri yang jauh.  Di sana In syaa Allah saya akan melanjutkan studi ke SMA kemudian akan kembali ke negeri asal untuk melanjutkan studi perkuliahan.

Untuk melanjutkan studi ke fakultas farmasi diwajibkan memiliki tingkat nilai minimal 99%. Program apa yang dapat diikuti agar bisa lulus dan meneruskan ke fakultas tersebut? Seperti diketahui di luar negeri, hari Kamis dan Jumat adalah hari libur, sekira  2 minggu bulan Ramadan juga libur. Juga kami akan menunaikan ibadah haji pada minggu kedua liburan musim Haji. Bagaimana saya mampu memanfaatkan masa liburan yang panjang itu?


Jawaban:
Anakku tercinta, terima kasih atas perhatian dan kepercayaanmu. Kami akan menjelaskan beberapa pengertian yang diperlukan dan akan sangat membantu kamu tentu, dengan izin Allah.


1. Belajar di tahun mendatang merupakan kelanjutan dari tahun sebelumnya sama sekali tidak terpisah. Jika kamu melewati tahun yang lalu atau tahun ini dengan baik, tenang, dan tanpa rasa takut, maka kamu dapat mewujudkan apa yang kamu inginkan dengan jerih payah tiap tahun itu.


Jika kamu beraktifitas pada tahun yang akan datang dengan pikiran yang sama seperti tahun sebelumnya, maka tahun itu akan menjadi tahun yang senang pula. Inilah yang kamu butuhkan!


Suratmu menggambarkan bahwa kamu menikmati menjadi anak pintar dan cerdas. Jangan takut pada tahun depan karena sebagaimana tahun lalu kepintaran dan kemampuan itu akan bersamamu di tahun mendatang. Metode tahun depan ialah metode tahun lalu. Ujian tahun depan sama dengan ujian lalu.


2. Hasrat untuk masuk Fakultas tertentu dan usaha mencapai hasrat itu tentu baik. Studi bukan satu-satunya lapangan untuk menggapai kesuksesan hidup . Studi hanya salah satu komponen dalam hidup manusia dan bukan hidup manusia itu sendiri. Masih terdapat kehidupan sosial yang lain, kehidupan budaya dan santapan akal pikiran, kemampuan dan hobi manusia yang beragam dan hal baik lainnya dalam hidup manusia.


Kesuksesan dalam hidup ialah campuran sempurna dari keberhasilan tiap bidang tadi dengan ragam ilmu pengetahuan, interaksi sosial, individualisme, budaya dan kemanusiaan.


Bukanlah akhir dunia jika seseorang masuk fakultas tertentu atau tidak . Kesuksesan ialah apa yang diperbuat dengan kemampuan sendiri.


Fakultas tidak menjadikan seseorang sukses atau membuatnya istimewa, tetapi manusia sendirilah yang membuat kesuksesan dengan bidang pekerjaan yang digelutinya.


Katakanlah, "Saya akan berusaha menggapai cita-cita. Namun jika terjadi kegagalan dalam menggapai kesuksesan karena sistem belajar, keadaan yang tidak diinginkan, atau sebab lain... jalan hidup belum berhenti. Sebaliknya akan lebih terbuka kekuatan yang selama ini terhalangi oleh mimpi yang saya anggap agung hingga tidak mau mendengar apa-apa. Dan sebenarnya mimpi itu tidak sesuai dengan kemampuan diri.


3. Kamu harus senang dengan ijazah yang ada dan sesuai dengan kemampuan. Tahun ajaran studi yang cukup panjang, kamu harus dapat menghindari rasa bosan, jemu, dan lelah. Dan kamu harus memanfaatkan waktu istirahat pada satu hari libur tiap minggunya.


Kamu harus membagi waktu liburan selama 1 tahun itu untuk belajar, hobi, dan istirahat. Inilah yang akan membuat tenang dan puas dalam mencapai hasil yang diinginkan sesuai dengan kemampuan.


Yang penting ialah mengerahkan semua yang ada pada diri kamu dan mencari kesuksesan hidup dengan pandangan yang luas, bukan hanya pada bidang studi saja.


Allahu a'lam...








Bagikan:

Ini Penting untuk Para Pemuda: Menyiapkan Diri Untuk Tahun Ajaran Baru

Selamat datang kembali di Bonoedumedia.com. Berikut ini kami akan mengulas tema tentang pemuda. Ada sebuah pertanyaan yang diajukan oleh seorang pelajar SMP yang akan melanjutkan ke jenjang SMA. Berikut pertanyaan dan penjelasannya.

Pertanyaan:
Saya remaja berusia 15 tahun. In sya Allah tahun ini saya duduk di bangku SMA. Saya ingin tahu apa landasan yang harus dipakai agar dapat menjalankan dengan baik seluruh masa SMA ini hingga dapat melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Dan bagaimana menyeimbangkan antara salat di masjid dan belajar. Semoga Allah membalas segala kebaikan anda.

Jawaban: Landasan awal umumnya dalam menjalani hidup dan khususnya dalam belajar ialah kejelasan tujuan. Yang akan berimbas pada kuatnya motivasi mencapai tujuan itu.

Pertama tanamkan bahwa tujuanmu adalah menjalani masa SMA dengan baik dan berusaha untuk meneruskan ke jenjang berikutnya. Ini tujuan yang logis tapi butuh pembatasan.

Kamu perlu tahu kemampuan dan kecenderunganmu hingga mampu membatasi arah tujuan sendiri. Setelah itu jadikan belajar sebagai sesuatu yang membutuhkan langkah-langkah berikut.

1. Manajemen waktu, yakni belajar mulai dari awal tahun dengan mengatur pola waktu untuk istirahat dan rekreasi. Saat istirahat ini ditetapkan pada waktu salat yang bisa dimanfaatkan untuk pergi ke masjid hingga kondisi tubuh akan pulih dan otak yang telah beristirahat akan meningkatkan konsentrasi ketika kembali belajar.

2. Peningkatan perhatian ketika belajar dengan cara:

- Menetapkan waktu dan tempat untuk belajar sehingga lebih fokus.
- Menghindari memikirkan masalah atau penderitaan yang sedang dialami.
- Menanamkan kesungguhan ketika proses belajar berlangsung walaupun sedang melakukan latihan-latihan ringan.

3. Proses membaca yang baik dan berulang-ulang, mendengarkan dengan teliti dan menjawab soal-soal pelajaran seolah-olah latihan untuk ujian, serta kegiatan belajar bersama orang lain akan sangat membantu.


Semua itu tentu dengan memohon Pertolongan Allah yang Maha Tinggi. Berdoa Terus kepada-Nya hingga Dia mengabulkan semua yang kamu minta.


Allahu a'lam...












Bagikan:

Ciri Anak Kecanduan Gadget

Kecanduan menjadi sebuah kata yang berkonotasi negatif. Hal ini menyebabkan kita yang mendengarnya menjadi tidak nyaman. Apalagi bagi yang mengalaminya.

Salah satu bentuk kecanduaan kekinian adalah kecanduan gadget. Yang sudah merambah ke semua lapisan masyarakat. Tak terkecuali anak-anak.

Kali ini Bonoedumedia.com berusaha mengupas sekilas tentang ciri anak yang kecanduan gadget. Simak pemaparanya berikut ini.

Sangat miris rasanya ketika anak-anak tidak lagi dapat mengendalikan kebiasaannya bermain games. Tidak kenal waktu dan prioritas. Games sudah menjadi prioritas segalanya dan utama. Terus bermain game meskipun sudah ada konsekwensi negatif yang jelas terlihat dan dirasakan.

Jika ada anak yang mengalami hal berikut selama lebih dari 12 bulan dengan minimal 5 atau lebih gejala yang muncul, maka kita harus waspada.

1. Pre-okupasi dengan game (isi pikiran terfokus dalam jangka waktu yang lama terhadap game).

2. Muncul withdrawal syndrome ketika tidak bermain game, sehingga mengganggu fungsi normal tubuh seperti berkeringat, sakit kepala, mudah marah, murung, nyeri tubuh, dll.

3. Keinginan yang terus menerus untuk meningkatkan durasi bermain game.

4. Tidak mampu kontrol diri untuk bermain game.

5. Hilang ketertarikan melakukan aktivitas lain (hobby).

6. Tetap bermain game meski sudah ada dampak psiko-sosialnya.

7. Menipu atau berbohong pada orang sekitar.

8. Penggunaan game dijadikan sebagai sarana untuk lari dari perasaan negaif atau masalah.

9. Memutuskan hubungan dengan orang lain, memperburuk kualitas pendidikan, karir dan pekerjaan akibat game.

Menurut Young and Abreu (2017) gejala kecanduan lainnya antara lain:
1. Penurunan kinerja (belajar & sekolah)
2. Ketidaktertarikan dengan lingkungan sosial
3. Penurunan minat waktu luang
4. Kelelahan dan kekurangan tidur
5. Agresif dan gugup jika dihalangi online

Sedangkan tingkat kecanduan dan agresivitas anak terhadap gadget dapat diketahui dari ciri-ciri berikut ini (Egi,2016)

1. Memainkn gadget lebih dari 2 jam perhari
2. Anak capek karena main gadget
3. Rebutan gadget dengan orang lain
4. Berbincang lewat gadget 
5. Mempraktikkan perilaku gadget dalam kehidupan
6. Perilaku bermain gadget masuk ke alam mimpi
7. Menunda mengerjakan tugas karena ingin main gadget
8. Menunda melaksanakan kewajiban (solat, dll) karen aingin main gadget 
9. Menolak masuk sekolah karena ingin main gadget
10. Seringkali bertanya kepada orang tua tentang keberadaan gadget

Semoga anak-anak kita, saudara, teman, tetangga, ataupun siapapun terhindar dari kencanduan gadget. Mari selalu memohon pertolongan dan perlindungan dari Allah SWT agar kita semuanya dijaga oleh-Nya.

Allahu a’lam…











Bagikan:

Begini Cara Mendidik Anak Generasi Alfa

Mungkin anda bertanya-tanya apa itu anak generasi Alfa. Ada beberapa teori yang menyebutkan terkait dengan pengelompokan generasi.

Berikut ini beberapa pengelompokan generasi berdasarkan tahun kelahiran:
1. Tahun lahir 1945 dan sebelumnya disebut dengan Pre Baby Boom / Generasi Veterans

2. Tahun lahir 1946 - 1964 disebut dengan The Baby Boomers

3. Tahun lahir 1965 - 1976 disebut dengan Generation 

4. Tahun lahir 1977 - 1997 disebut dengan Generation Y / Generasi Milenial

5. Tahun lahir 1998 - 2010 disebut dengan Generation Z / iGeneration / Generasi Net

6. Tahun lahir 2010 - 2024 disebut dengan Generation Alpha 

Tidak mudah menjadi orang tua dari Generasi Alfa atau yang sering disebut-sebut sebagai generasi paling pintar. Mereka memiliki tanggung jawab besar untuk memberikan bekal sejak dini kepada anak mereka agar mampu menghadapi tantangan di masa depan.

Ciri Generasi Alfa
Menurut seorang tokoh yang bernama Mark McCrindle, seorang analis sosial-cum-demograf dari sebuah grup peneliti McCrindle, menjelaskan bahwa Generasi Alfa memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
a. Mereka lahir di antara tahun 2010 - 2024.

b. Diberikan nama Alfa didasarkan pada alfabet Yunani. Alfa dijadikan nama generasi ini sebagai penanda generasi baru karena generasi sebelumnya telah menggunakan nama Generasi Z.

c. Merupakan anak keturunan dari orang-orang dari Generasi Milenial yang lahir tahun 1977 - 1997.

d. Jumlahnya saat ini diperkirakan sekitar 2,5 juta generasi Alfa  yang lahir setiap minggu di dunia.

e. Diprediksi ke depan jumlahnya akan mampu mencapai 2 miliar orang pada tahun 2025.

Sejak kelahiran mereka, mereka sudah hidup di dunia ini dengan ditemani oleh perkembangan teknologi dan informasi yang sangat pesat. Gadget sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari hidup mereka semuanya. 

Generasi Alfa tumbuh dan berkembang dengan berbagai gadget di sekitarnya. Mereka seakan tidak bisa hidup tanpa gadget. Bahkan mereka mampu mengoperasikan gadget dengan sangat mahir hanya dengan fitur-fitur yang sederhana.

Kondisi perubahan teknologi dan informasi yang sangat maju ini membentuk Generasi Alfa sebagai generasi paling transformatif. Mereka menjadi generasi paling memiliki pengaruh dalam kehidupan manusia. Dengan umur mereka yang masih sangat muda, mereka mampu memengaruhi perputaran perekonomi an di dunia ini. 

Kemajuan teknologi dan informasi yang pesat ini akan sangat mempengaruhi mereka, mulai dari gaya belajar, materi yang dipelajari di sekolah, cara bicara, berpakaian, sikap, sampai dengan pergaulan mereka sehari-hari.

Cara mendidik anak generasi Alfa:
1. Beri pendidikan agama sedini mungkin sebagai jalan hidup yg benar.

"Sesungguhnya agama di sisi Allah ialah Islam. Tidaklah berselisih orang-orang yang telah diberi Kitab kecuali setelah mereka memperoleh ilmu, karena kedengkian di antara mereka. Barangsiapa ingkar terhadap ayat-ayat Allah, maka sungguh, Allah sangat cepat perhitungan-Nya." ( Ali 'Imran: 19)

2. Ajarkan adab sopan santun (akhlakul karimah) dan tanamkan nilai-nilai kekeluargaan (ukhuwah islamiyah).

3. Bantu tingkatkan kemauan dan kegigihan untuk berjuang agar tidak mudah putus asa (visi dan misi hidup).

4. Ajak dan ajari anak untuk bersosialisasi (manusia makhluk sosial).
Surat Al Hujurat ayat 13 : “Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal."

5. Beri batasan terhadap gadget.
Pada anak 2-3 tahun, waktu melihat layar maksimal 30 menit. Kemudian ganti dengan melakukan aktivitas lain seperti bermain di luar ruangan.

6. Lakukan kontak mata dan komunikasi dua arah dengan anak karena hal ini penting bagi perkembangan mereka.

7. Beri anak permainan edukatif.
Bila melalui gadget, usahakan Anda lebih interaktif. Contoh, pilih aplikasi yang membuat anak mengerti bentuk, warna, menirukan suara binatang, atau Anda juga bisa senam & gerakan terarah bersama si kecil melalui gadget.

8. Pilih sekolah/lembaga pendidikan modern berkualitas yang menanamkan nilai-nilai universal (aqidah, ibadah, dan akhlak) dan  rahmatan lil'alamin serta memiliki pendidik yang islami, dedikatif, profesional, kreatif, inovatif dengan menggunakan gadget yang ramah, aman, menyenangkan, serta sekolah tersebut memiliki sarana prasarana yang memadai mengeksplorasi seluruh potensi anak. 

Nasihat Sahabat Ali Karamallahu wajhah, : "Ajarilah anak-anakmu sesuai dengan zamannya, karena mereka hidup di zaman mereka bukan pada zamanmu. Sesungguhnya mereka diciptakan untuk zamannya, sedangkan kalian diciptakan untuk zaman kalian".

Allahu a'alam...











Bagikan:

Adab Membaca Al Quran

Al-qur’an mungkin sudah tidak asing lagi kita dengar setiap hari, terlebih dari kecil kita selalu melihat banyak Al-qur’an berada di rumah kita baik di atas lemari atau mungkin di dalam lemari, di rak buku perpustakaan rumah dan atau mungkin berada di gudangtertumpuk bersama buku – buku yang sudah usang dalam kardus.

Kita tahu bahwa Al-qur’an itu adalah kitab suci dan juga sebagai landasan hidup, semua umat muslim yang ada di Indonesia dan juga dunia pasti sudah memahami itu. 

Kemudian realita yang kita rasakan dan kita lihat sudah berapa banyak Al-qur’an yang telah dicetak dan orang–orangpun membelinya tapi setelah itu mereka jarang sekali untuk membacanya.

Membaca Al-qur’an sangat ditekankan sekali kepada semua umat muslim yang masih ada di dunia ini, terlepas itu anak – anak, anak dewasa, remaja, orang tua dan lain – lain.

Semua orang muslim harus mampu meluangkan waktunya untuk membaca Al-qur’an. Namun sebelum itu kita harus mengetahui dan juga memahami adab – adab yang diperhatikan ketika tilawah Al-qur’an.

Adab-adab Membaca Al Qur’an:
1. Mengikhlaskan niat untuk Allah semata. Karena tilawah al-Qur’an termasuk ibadah

2. Khusyu’ dalam membaca. Allah berfirman: "Dan mereka menyungkur atas muka mereka sambil menangis dan mereka bertambah khusyu". [Al-Israa : 109]

3. Membaca al-Qur’an hendaknya di tempat yang suci. Tidak pantas untuk membaca Al-qur’an yang suci di tempat – tempat kotor dan bau. Dan sangat dianjurkan untuk tilawah Al-qur’an di masjid sebagai upaya memakmurkannya.

4. Membaca do`a Istiazhah (berlindungan kepada Allah Ta'ala dari godaan setan) ketika hendak membaca al-Qur’an. Membaca basmalah apabila membaca al-Qur’an dari awal surat, kecuali surat at-Taubah. 

5. Menghadap kiblat, hal ini juga sebagai upaya menghidupkan sunnah dalam bermajlis. Sebaik-baik Majlis adalah yang menghadap kearah qiblat. [HR. Thabrani]

6. Membaguskan suara dengan tidak ghuluw (melewati batas), riya` (agar dilihat orang), sum`ah (agar didengar orang) atau ujub (mengagumi diri sendiri).

7. Untuk tilawah Al-qur’an saat berada di masjid ataupun musholla dan di samping kita ada orang yang melaksanakan shalat, maka pelankanlah suara tilawahnya.

8. Hendaknya membaca Al-Qur`an secara tartil. Maka seyogyanya bagi kita harus bersabar dalam tilawah Al-qur’an, tidak terburu–buru ingin segera selesai sehingga lalai memperhatikan tajwid dalam tilawah. Bacaan dengan perlahan-perlahan (tartil), bukan dengan cepat-cepat, hal yang demikian itu akan membantu dalam tadabbur (memahami) maknanya dan menghindari dari kesalahan dalam melafadzkan atau mengeluarkan huruf-hurufnya.

9. Hendaknya melakukan sujud, ketika membaca ayat-ayat yang mengisyaratkan sujud, hal ini dilakukan dalam keadaan berwudhu’, di waktu siang maupun malam, dengan takbir dan mengucapkan: سبحان ربي الأعلى (Maha Suci Rabbku yang Maha Tinggi) dan hendaklah berdoa, kemudian bangun dari sujud tanpa takbir dan tanpa salam.

Syaikh Said bin Ali bin Wahf Al-Qahthany, menyebutkan bahwa do’a sujud tilawah yang dibaca, berbunyi:

سَجَدَ وَجْهِيَ لِلَّذِي خَلَقَهُ وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ بِحَوْلِهِ وَ قُوَّتِهِ فَتَبَارَكَ اللَّهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِ ينَ

Wajahku bersujud kepada Tuhan yang telah menciptakanku, yang memberi pendengaran dan penglihatanku, dengan daya dan upayaNya, Maha Suci Allah sebaik-baik pencipta. [HR. At-Tirmidzi]

Ada beberapa ayat yang kita disunahkan bersujud ketika membacanya, yaitu: Dalam surat al-A’raf: 206, Ar-Ra’d: 15, An-Nahl: 50, Al-Isra’:109, Al-Furqan: 60, Al- Hajj: 18 dan 77, Al-Furqan: 60, An-Naml:26, As-Sajdah:15, Shaad:24, An-Najm:62, Al-Isyiqaq:21, Fushilat:38, Al-Alaq:19 

Allahu a'lam...











Bagikan:

Adab di dalam Masjid

Masjid adalah tempat khusus yang diperuntukkan untuk beribadah, berdzikir, dankegiatan lain yang termasuk kategori ibadah. Masjid adalah tempat turunnya malaikat yang membawa rahmat bagi yang ada di dalamnya. 

Tidak ada sebuah pertemuan di masjid yang di dalamnya terdapat dzikir dan membaca alquran, kecuali malaikat turun memberi rahmat. Dalam Al Quran Surah Al-Jin ayat 18, Allah SWT berfirman, “Dan sesungguhnya mesjid-mesjid itu adalah kepunyaan Allah.Maka janganlah kamu menyembah seseorang pun di dalamnya di samping (menyembah) Allah.”

Allah berfirman juga dalam Quran Surah At Taubah 18, “Hanyalah yang memakmurkan mesjid-mesjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan salat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapa pun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk”.

Karena masjid memiliki kedudukan yang sangat tinggi dan mulia seperti dijelaskan dalam ayat dan hadits di atas, maka memasukinya pun haruslah penuh dengan tata tertib dan aturan.

Tidak sembarangan orang boleh masuk masjid dan berada dalam mesjid apa ada sesuka hatinya.

Fungsi Masjid:
a. Masjid sebagai pusat ibadah.

b. Masjid sebagai sarana pembinaan ummat.

c. Masjid tempat berteduh orang yang tidak memiliki rumah atau tempat berlindung orang asing dan yang sedang dalam perjalanan.

d. Tempat mengadakan sesuatu majelis perayaan yang berkaitan dengan Agama Islam.

e. Pusat penyebaran dakwah, maklumat, peraturan dan arahan.

f. Tempat mengadakan silaturahim dan perjumpaan berkenaan dengan perkara-perkara yang berkaitan dengan kegiatan keagamaan.

Adab-adab di Dalam Masjid:
a. Membersihkan mulutnya dari bau yang tidak enak ketika hendak mendatangi masjid. 

Disebutkan di dalam Shahih Bukhari dan Muslim dari Jabir bin Abdillah, dari Nabi Shalallahu ‘alahi wa sallam beliau bersabda: ” Siapa yang makan bawang merah, bawang putih atau bawang bakung (jengkol, petai dan selainnya), maka sungguh janganlah dia mendekat masjid kami, karena malaikat terganggu dengan apa manusia terganggu dengannya”.

b. Membaca sholawat atas nabi dan berdoa ketika hendak masuk ketika telah sampai pada pintunya.

c. Ketika masuk mendahulukan kaki kanan, karena bagian kanan itu untuk sesuatu yang mulia, sedangkan ketika keluar melangkahkan kaki kiri, dalam rangka memuliakan yang kanan.

d. Menunaikan hak masjid yaitu melakukan sholat dua rakaat sebelum duduk (sholat tahiyatul masjid) bila mana pun seseorang masuk dan walaupun sudah terlanjur duduk sebelum sholat. 

Disebutkan di dalam Shahih Bukhari dan Muslim dari sahabat Abu Qatadah bin Rib’i Al-Anshory, dia berkata: Rasulullah Shalallahu ‘alahi wa sallam bersabda: “Jika seseorang dari kamu masuk masjid maka janganlah dia duduk (di dalamnya) sehingga dia melakukan sholat dua rakaat “.

e. Tidak melakukan jual beli di dalamnya.

f. Rendahkanlah suara saat ta'lim atau mengaji jika ada orang lain sedang sholat.

g. Duduklah bersila dengan tenang ketika ta'lim atau berdzikir.

h. Tidur di dalam masjid dibolehkan baik laki-laki maupun perempuan , terlebih lagi bagi para musafir dan orang yang tidak memiliki rumah atau karena ada hajat.

i. Sholatlah dengan pakaian yang menutup aurat, bersih, wangi dan sebaik-baiknya putih.

j. Tidak lewat di hadapan orang yang sedang sholat, Rasulullah bersabda’, “seandainya seorang yang lewat dihadapan orang yang sedang sholat besar akibat yang ditanggungnya, niscaya berhenti selama 40 tahun lebih baik baginya daripada berjalan di hadapannya”. (HR. Abu Dawud, no. 649)

k. Perbanyak dzikir dan membaca Al Qur'an ketika di dalam masjid.

l. Jagalah fasilitas masjid.

Wahai saudaraku muslimin hiasilah diri engkau dengan adab dan akhlak yang mulia di manapun berada terlebih lagi ketika di dalam masjid, pakailah masjid itu hanya sebagai tempat dzikir (beribadah) kepada Allah, janganlah dijadikan sebagai tempat bermain, berdagang, tempat duduk-duduk, dan sebagai jalan tanpa ada sebab, janganlah engkau berikan bagian (ibadah) itu untuk selain Allah Subhanahu wa Ta’ala di dalamnya.

Allahu a'lam...











Bagikan:

FAQ Ketentuan Program Beasiswa S2 Guru dan Pendidik Kerjasama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan LPDP 2020

Berikut ini berapa pertanyaan yang sering ditanyakan (Frequenly Asked Questions / FAQ) Ketentuan Program Beasiswa S2 Guru dan Pendidik Kerjasama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan LPDP 2020.


Sehubungan nomor CP (
Adam Rachmat / 085320xxxxxx) tersebar luas bersamaan dengan surat tawaran Beasiswa Pendidik Guru 2020 (yang sebenarnya hanya untuk koordinasi teknis antar LPDP – GTK Kemendikbud bukan ke umum) maka bersama ini disampaikan jika ada pertanyaan selanjutnya terkait pendaftaran Beasiswa Pendidik Guru 2020 dapat melalui:

1. Tiket Bantuan - Layanan Informasi dan Bantuan LPDP : https://bantuan.lpdp.kemenkeu.go.id/

2. Call Center LPDP :  1500-652

3. Direktorat Pendidikan dan Profesi dan Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 

Akan tetapi, pertanyaan yang sudah terlanjur masuk hampir semua sama telah direkap dan akan dibantu jawab seperti ini (jika tidak terjawab disini silahkan bertanya melalui ketentuan di atas). 

Sebelumnya mohon Bapak/Ibu membaca dulu semua informasi dalam surat sebanyak 43 halaman yang telah beredar diterima Bapak/Ibu, karena sudah lengkap informasinya (syarat, ketentuan, jadwal dll).

1. Mulai studinya kapan untuk Beasiswa Pendidik Guru 2020?
Bagi Guru Tetap yang sedang menempuh studi S2 pada semester ganjil tahun akademik 2020/2021 (semester 1) dan tidak sedang berstatus tugas belajar. Intinya program ini bagi yang sudah menjalani studi S2 semester 1 pada tahun 2020 (on going 1 semester). Umumnya perguruan tinggi penyelenggara di dalam negeri sudah melaksanakan program S2 semester 1 ini pada bulan Agustus / September 2020. 

2. Jadi kalau belum studi S2 semester ganjil tahun akademik 2020/2021 (semester 1) atau lebih dari 1 semester tidak boleh daftar beasiswa ini?
Betul, tidak diperkenakan mendaftar, karena tidak memenuhi kriteria program ini.

3. Apakah Beasiswa Pendidik Guru 2020 ada program S3 (Doktor)?
Tidak ada, hanya untuk program S2 (Magister)

4. Apakah Perguruan Tinggi dan Program Studi tujuan boleh diluar daftar yang terlampir dalam surat yang saya terima?
Tidak boleh, karena tidak memenuhi kriteria program ini.

5. Apakah IPK S1 dibawah 3.0 bisa mendaftar Beasiswa Pendidik Guru 2020?
Tidak bisa, karena tidak memenuhi kriteria program ini.

6. Apakah umur lebih dari 40 tahun bisa mendaftar Beasiswa Pendidik Guru 2020?
Tidak bisa, karena tidak memenuhi kriteria program ini.

7. Bagaimana perhitungan maksimal 40 tahun yang dimaksud?
Bapak / ibu yang maksimal kelahiran tahun 1980 mulai dari bulan Januari – Desember pada tahun 1980 dapat mendaftar.

8. Apakah boleh tidak memiliki sertifikat kemampuan bahasa TOEFL ITP /TOEFL IBT/IETLS/PTE Academic mendaftar Beasiswa Pendidik Guru 2020? 
Tidak boleh, karena tidak memenuhi kriteria program ini.

9. Apakah persyaratan kemampuan bahasa TOEFL ITP /TOEFL IBT/IETLS/PTE Academic boleh dibawah persyaratan? 
Tidak boleh, karena tidak memenuhi kriteria program ini.

10. Apakah boleh menggunakan sertifikat bahasa seperti TOEFL Prediction?
Tidak boleh, karena tidak memenuhi kriteria program ini.

11. Apakah program ini hanya untuk Guru Tetap berstatus PNS?
Tidak, program ini untuk semua Guru Tetap yang sudah memiliki NUPTK baik Guru PNS maupun Guru Swasta (Non PNS) di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

12. Kok kalau saya cek website LPDP sudah tutup pendaftaran tanggal 20 Oktober 2020 Beasiswa Pendidik ya?
Itu skema yang beasiswa pendidik yang lain dan memang sudah ditutup. Bapak/Ibu silahkan fokus pada ketentuan, persyaratan, jadwal dll dalam surat yang sudah beredar ke Bapak / Ibu. Jika Bapak / Ibu memang memenuhi kriteria yang dimaksud, pendaftaran beasiswa dalam surat tersebut disampaikan akan ditutup pada tanggal 6 November 2020. 

13. Pendaftaran Beasiswa Pendidik 2020 bagaimana ya?
Sesuai informasi dalam surat bahwa pendaftaran dilakukan secara online pada laman https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/




Untuk mengetahui Pengumuman Ketentuan Program Beasiswa S2 Guru dan Pendidik Kerjasama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan LPDP 2020, selengkapnya silakan KLIK DI SINI.













Bagikan:

Ketentuan Program Beasiswa S2 Guru dan Pendidik Kerjasama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan LPDP 2020

Dalam rangka pelaksanaan pembukaan Program Beasiswa Pendidik 2020 untuk Guru di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang merupakan kolaborasi LPDP dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dengan ini kami sampaikan persyaratan, ketentuan dan jadwal pendaftaran (Lampiran I,II dan II) untuk diumumkan ataupun disosialisasikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kepada calon pendaftar. 

Persyaratan dan ketentuan ini menjadi acuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam melakukan seleksi administrasi.

Berikut persyaratan dan dokumen yang harus dicek oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam melakukan seleksi administrasi (klik gambar untuk download):

Peserta yang memenuhi kriteria persyaratan akan mendapatkan Surat Rekomendasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Hasil seleksi administrasi yang telah dilakukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dikirimkan secara resmi ke LPDP untuk seleksi tahapan selanjutnya. 

Demikian disampaikan, atas perhatian dan kerja sama yang baik kami ucapkan terima kasih.

Untuk beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan dalam penyelenggaraan program ini silakan buka halaman berikut ini, KLIK DI SINI.











Bagikan:

Syukur Kepada Allah SWT

Syukur secara bahasa berarti berterima kasih, sedangkan menurut istilah adalah berterima kasih kepada Allah SWT dan pengakuan yang tulus atas nikmat dan karunia-Nya melalui ucapan, sikap dan perbuatan. 

Pengertian syukur dan nikmat berasal dari bahasa Arab. Kata syukur berterima kasih, sedangkan kata nikmat artinya Pemberian, Anugerah, Enak, Lezat. 

Mensyukuri nikmat Allah SWT, maksudnya berterima kasih kepada-Nya dengan cara mengingat atau menyebut nikmat dan mengagungkan-Nya.

Nikmat Allah terhadap umat manusia itu sangat banyak dan beraneka ragam jenisnya, misalnya: ada yang bersifat jasmani, ada yang bersifat rohani, ada yang terdapat dalam diri manusia sendiri, ada yang terdapat di luar diri manusia.

Hakikat syukur adalah menampakkan nikmat dengan menggunakannya pada tempat dan sesuai dengan kehendak pemberinya. Sedangkan kufur adalah menyembunyikan dan melupakan nikmat.

Keutamaan syukur

Allah SWT berfirman, ''Dan (ingatlah) tatkala Tuhanmu memaklumkan, 'Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.'' (QS. Ibrahim : 7 ).

“Dan barang siapa yang bersyukur kepada Allah, maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri dan barang siapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi maha terpuji”. (Q.S. Luqman: 12)

“Karena itu ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu mengingkari nikmat-Ku”. (QS. Al Baqarah :152)

Rasulullah saw, adalah orang yang sangat pandai bersyukur, bahkan beliau selalu berdoa meminta kepada Allah agar tetap di jadikan sebagai hamba yang bersyukur; “Wahai Tuhanku, berilah pertolongan kepadaku untuk senantiasa mengingat-Mu, bersyukur kepada-Mu dan menjalankan sebaik-sebaik ibadah kepada-Mu”. (HR. Abu Daud, An-Nasa’i, dan Ahmad)

Rasulullah senantiasa melaksanakan sholat malam sampai kakinya bengkak, lalu beliau ditanya: ”Mengapa engkau melakukan hal itu, sedang Allah telah mengampuni dosamu yang telah lalu maupun yang akan datang”. Rasulullah menjawab, “Tidak bolehkah saya menjadi hamba yang banyak bersyukur”.

Cara mensyukuri nikmat Allah SWT

1. Syukur dengan hati.
Ini dilakukan dengan mengakui sepenuh hati apa pun nikmat yang diperoleh bukan hanya karena kepintaran, keahlian, dan kerja keras kita, tetapi karena anugerah dan pemberian Allah Yang Maha Kuasa. Keyakinan ini membuat seseorang tidak merasa keberatan betapa pun kecil dan sedikit nikmat Allah yang diperolehnya.

2. Syukur dengan lisan.
Yaitu, mengakui dengan ucapan bahwa semua nikmat berasal dari Allah SWT. Pengakuan ini diikuti dengan memuji Allah melalui ucapan alhamdulillah. Ucapan ini merupakan pengakuan bahwa yang paling berhak menerima pujian adalah Allah.

3. Syukur dengan perbuatan.
Hal ini dengan menggunakan nikmat Allah pada jalan dan perbuatan yang diridhoi-Nya, yaitu dengan menjalankan syariat , menta'ati aturan Allah dalam segala aspek kehidupan.

Dampak mensyukuri nikmat Allah SWT

1. Memperoleh kepuasan batin karena dapat menaati salah satu kewajiban hamba terhadap Allah;

2. Terhindar dari sifat tamak;

3. Mendapat jaminan tambahan nikmat Allah.

Allahu a'lam...











Bagikan: