"Menyebarluaskan Pengetahuan..."

PENDIDIKAN

Berbagai tulisan GiatEdukasi.com dengan tema pendidikan. Silakan kunjungi dan simak setiap tulisan kami. Dapatkan khasanah pengetahuan bermakna untuk hidup Anda.

KELUARGA

Berbagai tulisan GiatEdukasi.com dengan tema keluarga. Silakan kunjungi dan simak setiap tulisan kami. Dapatkan khasanah pengetahuan bermakna untuk hidup Anda.

PEMUDA

Berbagai tulisan GiatEdukasi.com dengan tema pemuda. Silakan kunjungi dan simak setiap tulisan kami. Dapatkan khasanah pengetahuan bermakna untuk hidup Anda.

KEPEMIMPINAN

Berbagai tulisan GiatEdukasi.com dengan tema kepemimpinan. Silakan kunjungi dan simak setiap tulisan kami. Dapatkan khasanah pengetahuan bermakna untuk hidup Anda.

PRIBADI ISLAMI

Berbagai tulisan GiatEdukasi.com dengan tema pribadi Islami. Silakan kunjungi dan simak setiap tulisan kami. Dapatkan khasanah pengetahuan bermakna untuk hidup Anda.

PRAMUKA

Berbagai unggahan GiatEdukasi.com dengan tema Pramuka. Silakan kunjungi dan simak setiap video kami. Dapatkan khasanah pengetahuan bermakna untuk hidup Anda.

VIDEO

Berbagai unggahan GiatEdukasi.com dalam bentuk video. Silakan kunjungi dan simak setiap video kami. Dapatkan khasanah pengetahuan bermakna untuk hidup Anda.

Hari Besar Nasional, Internasional Dan Keagamaan

Berikut ini nama-nama Hari-hari Besar Nasional Indonesia – Ini beberapa yang harus kita ketahui bersama bahwa selain hari-hari besar Nasional / Internasional dan hari-hari besar keagamaan yang ditetapkan sebagai hari libur Nasional, sebenarnya masih ada banyak sekali hari-hari penting yang ditetapkan sebagai hari-hari besar nasional namun tidak ditetapkan sebagai hari libur Nasional. 

Hari-hari penting tersebut pada umumnya ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden, seperti contohnya Hari Guru Nasional yang ditetapkan oleh Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994 dan Hari Pers Nasional yang ditetapkan oleh Keputusan Presiden Nomor 5 Tahun 1985. 

Meskipun tidak merupakan hari libur nasional, Hari-hari besar tersebut penting untuk dikenang dan diperingati sebagai hari yang bersejarah dan juga untuk mengetahui makna-makna dibalik peringatan hari-hari besar nasional tersebut.

Berikut ini adalah daftar Hari-hari Besar Nasional di Indonesia serta beberapa hari-hari penting Internasional yang juga diperingati sebagai hari besar di Indonesia.

Bulan Januari
01 Januari : Hari Tahun Baru Masehi (Internasional)
03 Januari : Hari Departemen Agama
05 Januari : Hari Korps Wanita Angkatan Laut (KOWAL)
10 Januari : Hari Gerakan Satu Juta Pohon (Internasional)
10 Januari : Hari Tritura
15 Januari : Hari Darma Samudra
25 Januari : Hari Gizi Dan Makanan
25 Januari : Hari Kusta (Internasional)

Bulan Februari
02 Februari : Hari Lahan Basah Sedunia (Internasional)
04 Februari : Hari Kanker Dunia (Internasional)
05 Februari : Hari Peristiwa Kapal Tujuh Provinsi (Zeven Provinciën)
09 Februari : Hari Pers Nasional (HPN)
09 Februari : Hari Kavaleri
14 Februari : Hari Peringatan Pemberontakan Pembela Tanah Air (PETA)
22 Februari : Hari Istiqlal
28 Februari : Hari Gizi Nasional Indonesia

Bulan Maret
01 Maret : Hari Peringatan Peristiwa Serangan Umum di Yogyakarta
01 Maret : Hari Kehakiman Nasional
06 Maret : Hari KOSTRAD (Komando Strategis Angkatan Darat)
08 Maret : Hari Perempuan (Internasional)
09 Maret : Hari Musik Nasional
10 Maret : Hari Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI)
11 Maret : Hari Surat Perintah 11 Maret (Supersemar)
15 Maret : Hari Hak Konsumen Sedunia (Internasional)
17 Maret : Hari Perawat Nasional
18 Maret : Hari Arsitektur Indonesia
20 Maret : Hari Dongeng Sedunia (Internasional)
21 Maret : Hari Puisi Sedunia (Internasional)
21 Maret : Hari Down Syndrome (Internasional)
21 Maret : Hari Hutan Sedunia (Internasional)
22 Maret : Hari Air Sedunia (Internasional)
23 Maret : Hari Meteorologi Sedunia (Internasional)
24 Maret : Hari Peringatan Bandung Lautan Api
24 Maret : Hari Tuberkulosis Sedunia (Internasional)
30 Maret : Hari Film Indonesia

Bulan April
01 April : Hari Bank Dunia (Internasional)
02 April : Hari Peduli Autisme Sedunia (Internasional)
02 April : Hari Buku Anak Sedunia (Internasional)
06 April : Hari Nelayan Indonesia
07 April : Hari Kesehatan (Internasional)
09 April : Hari TNI Angkatan Udara (TNI AU)
16 April : Hari KOPASSUS (Komando Pasukan Khusus)
17 April : Hari Hemophilia Sedunia (Internasional)
18 April : Hari Peringatan Konferensi Asia-Afrika (KAA)
19 April : Hari Pertahanan Sipil (HANSIP)
20 April : Hari Konsumen Nasional
21 April : Hari Kartini
22 April : Hari Bumi (Internasional)
23 April : Hari Buku Sedunia (Internasional)
24 April : Hari Angkutan Nasional
24 April : Hari Solidaritas Asia-Afrika
25 April : Hari Malaria Sedunia (Internasional)
26 April : Hari Kekayaan Intelektual Sedunia (Internasional)
27 April : Hari Pemasyarakatan Indonesia
28 April : Hari Puisi Nasional
28 April : Hari Kesehatan dan Keselamatan Kerja (Internasional)
29 April : Hari Tari (Internasional)

Bulan Mei
01 Mei : Hari Buruh Sedunia (Internasional)
01 Mei : Hari Peringatan Pembebasan Irian Barat
02 Mei : Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas)
05 Mei : Hari Lembaga Sosial Desa (LSD)
05 Mei : Hari Bidan (Internasional)
17 Mei : Hari Buku Nasional
20 Mei : Hari Kebangkitan Nasional
21 Mei : Hari Peringatan Reformasi
29 Mei : Hari Keluarga
31 Mei : Hari Tanpa Tembakau Sedunia (Internasional)

Bulan Juni
01 Juni : Hari Lahir Pancasila
01 Juni : Hari Anak-anak Sedunia (Internasional)
03 Juni : Hari Pasar Modal Indonesia
05 Juni : Hari Lingkungan Hidup Sedunia (Internasional)
08 Juni : Hari Laut Sedunia
21 Juni : Hari Krida Pertanian
24 Juni : Hari Bidan Nasional
26 Juni : Hari Anti Narkoba Sedunia (Internasional)
29 Juni : Hari Keluarga Berencana (KB)

Bulan Juli
01 Juli : Hari Bhayangkara
05 Juli : Hari Bank Indonesia
09 Juli : Hari Satelit Palapa
12 Juli : Hari Koperasi Indonesia
17 Juli : Hari Keadilan (Internasional)
22 Juli : Hari Kejaksaan
23 Juli : Hari Anak Nasional
29 Juli : Hari Bhakti TNI Angkatan Udara

Bulan Agustus
01 Agustus : Hari ASI Sedunia (Internasional)
05 Agustus : Hari Dharma Wanita Nasional
08 Agustus : Hari Ulang Tahun ASEAN
09 Agustus : Hari Masyarakat Adat (Internasional)
10 Agustus : Hari Veteran Nasional
10 Agustus : Hari Kebangkitan Teknologi Nasional
12 Agustus : Hari Remaja (Internasional)
14 Agustus : Hari Pramuka (Praja Muda Karana)
17 Agustus : Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia
18 Agustus : Hari Konstitusi Republik Indonesia
19 Agustus : Hari Departemen Luar Negeri Indonesia
21 Agustus : Hari Maritim Nasional

Bulan September
01 September : Hari Jantung Dunia (Internasional)
01 September : Hari Polisi Wanita (POLWAN)
03 September : Hari Palang Merah Indonesia (PMI)
04 September : Hari Pelanggan Nasional
08 September : Hari Aksara (Internasional)
08 September : Hari Pamong Praja
09 September : Hari Olah Raga Nasional
11 September : Hari Radio Republik Indonesia (RRI)
14 September : Hari Kunjung Perpustakaan
15 September : Hari Demokrasi (Internasional)
16 September : Hari Ozon (Internasional)
17 September : Hari Perhubungan Nasional
17 September : Hari Palang Merah Nasional
21 September : Hari Perdamaian Dunia (Internasional)
24 September : Hari Tani Nasional
26 September : Hari Statistik
27 September : Hari Pos Telekomunikasi Telegraf (PTT)
28 September : Hari Kereta Api
28 September : Hari Jantung Sedunia (Internasional)
29 September : Hari Sarjana Nasional
30 September : Hari Peringatan Pemberontakan G30S/PKI

Bulan Oktober
01 Oktober : Hari Kesaktian Pancasila
01 Oktober : Hari Vegetarian Sedunia  (Internasional)
01 Oktober : Hari Lanjut Usia (Internasional)
02 Oktober : Hari Batik Nasional dan Hari Batik Dunia
05 Oktober : Hari Tentara Nasional Indonesia (TNI)
05 Oktober : Hari Guru Sedunia (Internasional)
10 Oktober : Hari Kesehatan Jiwa Sedunia (Internasional)
14 Oktober : Hari Penglihatan Dunia (Internasional)
15 Oktober : Hari Hak Asasi Binatang (Internasional)
16 Oktober : Hari Pangan Sedunia (Internasional)
16 Oktober : Hari Parlemen Indonesia
20 Oktober : Hari Osteoporosis Sedunia (Internasional)
24 Oktober : Hari Dokter Indonesia
24 Oktober : Hari Perserikatan Bangsa-bangsa (Internasional)
27 Oktober : Hari Penerbangan Nasional
27 Oktober : Hari Listrik Nasional
28 Oktober : Hari Sumpah Pemuda
30 Oktober : Hari Keuangan

Bulan November
05 November : Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional
10 November : Hari Ganefo
10 November : Hari Pahlawan
11 November : Hari Bangunan Indonesia
12 November : Hari Kesehatan Nasional
12 November : Hari Ayah Nasional
14 November : Hari Brigade Mobil (BRIMOB)
14 November : Hari Diabetes Sedunia (Internasional)
20 November : Hari Anak (Internasional)
21 November : Hari Pohon (Internasional)
21 November : Hari Televisi Sedunia (Internasional)
22 November : Hari Perhubungan Darat Nasional
25 November : Hari Guru (PGRI)
28 November : Hari Menanam Pohon Indonesia
29 November : Hari KORPRI (Korps Pegawai RI)

Bulan Desember
01 Desember : Hari Artileri
01 Desember : Hari AIDS Sedunia (Internasional)
03 Desember : Hari Penyandang Cacat (Internasional)
07 Desember :  Hari Penerbangan Sipil (Internasional)
09 Desember : Hari Armada Republik Indonesia
09 Desember : Hari Anti Korupsi Sedunia
10 Desember : Hari Hak Asasi Manusia
12 Desember : Hari Transmigrasi
13 Desember : Hari Nusantara
15 Desember : Hari Juang Kartika TNI-AD (Hari Infanteri)
19 Desember : Hari Bela Negara
20 Desember : Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional
22 Desember : Hari Ibu Nasional
22 Desember : Hari Sosial
25 Desember : Hari Natal

Hari-hari Besar Keagamaan
Selain Hari-hari besar diatas, terdapat hari-hari Besar Keagamaan yang tidak tercantum pada daftar diatas karena setiap tahun diperingati dengan tanggal yang berubah-ubah.

Maulid Nabi Muhammad SAW (Islam)
Tahun Baru Imlek (kalender Tionghoa)
Nyepi (Hindu)
Jumat Agung (Kristen)
Paskah (Kristen) — selalu bertepatan dengan hari Minggu
Kenaikan Yesus Kristus (Kristen)
Waisak (Buddha)
Isra dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW (Islam)
Idul Fitri (Islam)
Idul Adha (Islam)
Tahun Baru Hijriyah (Islam)


Taulisan ini dikutip dari artikel yang ada di targetbuser.co.id

Bagikan:

Mengenal Asmaul Husna Al-Hayyu dan Al-Qayyum

Berikut ini penjelasan tentang mengenal Asmaul Husna Al-Hayyu dan Al-Qayyum.

Di antara Al-Asma'ul Husna adalah Al-Hayyu & Al Qayyum, Yang Maha Hidup & Yang Maha Mengurus. 

Nama Allah Al-Hayyu Al-Hayyu & Al Qayyum ini telah disebutkan dalam beberapa ayat di antaranya:

“Allah, tidak ada Ilah (yang berhak disembah) melainkan Dia yang hidup kekal lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.” (QS. Al-Baqarah: 255)

“Allah, tidak ada Ilah (yang berhak disembah) melainkan Dia. Yang Hidup kekal lagi terus-menerus mengurus makhluk-Nya.” (QS. Ali Imran: 2)

“Dan bertawakkallah kepada Allah yang hidup (kekal) yang tidak mati, dan bertasbihlah dengan memuji-Nya. Dan cukuplah Dia Maha mengetahui dosa-dosa hamba-hamba-Nya.” (QS. Al-Furqan: 58)

Asy-Syaikh Muhammad Khalil Al-Harras mengatakan:
Makna Al-Hayyu adalah yang memiliki sifat hidup dengan kehidupan yang sempurna dan abadi, di mana tidak menimpainya kematian ataupun fana, karena sifat hidup bagi-Nya merupakan sifat Dzat Allah yang Maha Suci.

Sebagaimana sifat Al-Qayyum mengharuskan adanya seluruh sifat filiyyah Allah (yang terkait dengan perbuatan-Nya) yang sempurna, maka demikian pula sifat hidup-Nya mengharuskan adanya seluruh sifat dzatiyyah (yang terkait dengan Dzat-Nya) yang sempurna, baik itu sifat ilmu, kemampuan, keinginan, pendengaran, penglihatan, kemuliaan, kesombongan, keagungan, dan semacamnya. (Syarh Nuniyyah, 2/112 lihat juga hal. 66)

Dr. Sa'id bin 'Ali Wahf al-Qahthani mengatakan:
Al-Qayyum, yaitu menegakkan urusan makhluk-Nya dengan sempurna dan hal itu mempunyai dua makna. Pertama Dialah yang berdiri sendiri, agung sifat-Nya, dan tidak memerlukan apapun dari makhluk-Nya. 

Kedua Menegakkan bumi, langit, dan segala makhluk yang ada di antara keduanya. (Syarah Asma‟ul Husna)

Dialah yang mengadakannya dan menolongnya serta menyiapkan bagi segala sesuatu yang membuatnya (makhluk) tetap (ada di bumi), kebaikannya, dan tegaknya. Dia-lah Yang Mahakaya dari semua makhluk secara mutlak (tidak memerlukan makhluk) dan merekalah yang berhajat kepada-Nya secara mutlak.

Maka al-Hayyu dan al-Qayyuum ialah Yang memiliki sifat kesempurnaan dan Dialah Yang memperbuat apa yang diinginkan-Nya.

Simak video ilustrasinya berikut ini:

Demikian penjelasan tentang mengenal Asmaul Husna Al-Hayyu dan Al-Qayyum.

Allahu a'lam...

Bagikan:

Hadits Keutamaan Bersiwak

 Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh...

SEMANGAT PAGI SEMUANYA...

Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga semuanya selalu dalam kondisi sehat dan semangat.

Tujuan pembelajaran hari ini adalah:
1. Siswa mampu melafalkan Hadits tentang Keutamaan Bersiwak
2. Siswa mampu memahami makna yang terkandung dalam hadits
3. Siswa mampu mempraktikkan makna yang terkandung dalam hadits


Artinya : “Siwak itu membersihkan mulut dan diridhai Allah” (HR. An Nasa’i)

Islam mengajarkan kebersihan. Baik kebersihan badan ataupun kebersihan hati. Kebersihan pakaian, tempat tinggal dan juga kebersihan segala peralatan yang kita miliki. 

Karena begitu pentingnya kebersihan Rasulullah Saw bersabda: “bahwa kebersihan adalah separuh dari iman”.

Dengan kita membersihkan badan, pakaian, tempat tinggal dan segala peralatan kita maka kita akan terlindung dari bakteri atau hal sejenisnya. Untuk membersihkan tubuh kita perlu mandi. Membersihkan pakaian kita harus mencucinya. Membersihkan tempat tinggal bisa menyapu dan mengepelnya.

Ada beberapa anggota badan kita yang perlu perhatikan lebih dalam membersihkannya yaitu seperti mulut, tangan dan kaki. Kita perlu menggosok gigi yang ada didalam mulut. Agar gigi tidak berkarat. Atau bersisa makanan yang kemudian menyebabkan bakteri hidup dan memakan gigi kita. Selain itu juga menjaga bau mulut kita tetap enak. Memotong kuku-kuku jari tangan dan jari kaki, minimal seminggu sekali setiap hari Jum’at.

Bersiwak atau menggosok gigi dianjurkan setiap kali sebelum shalat. Namun jika tidak memungkinkan maka minimal dua kali dalam sehari, yaitu sebelum tidur dan setelah bangun tidur.

Menggosok gigi selain menjaga kesehatan juga menjaga bau mulut. Karena mulut adalah alat komunikasi sangat perlu dijaga kebersihannya agar tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. Jika mulut tidak sedap maka dapat menyakiti teman atau lawan bicara kita dengan bau tersebut. Apalagi ketika shalat bau mulut dapat mengganggu kekhusyukan teman disamping.

Siapa saja yang bersiwak atau membersikkan gigi karena mencari ridha Allah maka Allah akan mencatatnya sebagai amal shaleh.

Kandungan Hadist:
  1. Siwak adalah benda (tanaman) yang digunakan untuk menyikat gigi.
  2. Siwak atau menyikat gigi dapat menyehatkan mulut dan menjaga agar tetap harum.
  3. Seorang muslim mukmin yang bersiwak,Allah Swtakan mencintai dan meridlainya.
  4. Allah SWT mencintai bau mulut seorang muslim mukmin yang harum.
  5. "Kalau saja tidak memberatkan umatku. Akan aku wajibkan atas mereka bersiwak setiap akan shalat. Sebagimana aku wajibkan atas mereka berwudlu [sebelum shalat]” (Hr.Ahmad).


    Simak video penjelasan hadits berikut ini:
    VIDEO 1


    VIDEO 2


    Untuk kegiatan latihan soal hari ini, silakan kerjakan soal latihan pada form berikut ini!


    Demikian pembelajaran kita hari ini. Mari kita tutup bersama dengan membaca hamdalah bersama-sama. Tetap sehat dan semangat ya.

    Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
    Bagikan:

    Kejujuran

    Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh...

    SEMANGAT PAGI SEMUANYA...

    Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga semuanya selalu dalam kondisi sehat dan semangat.

    Tujuan pembelajaran hari ini adalah:
    1. Siswa mampu membiasakan perilaku terpuji
    2. Siswa mampu menampilkan sikap jujur

    Kejujuran adalah perhiasan orang berbudi mulia dan orang yang berilmu. Oleh sebab itu, sifat jujur sangat dianjurkan untuk dimiliki setiap umat Rasulullah SAW. 

    Hal ini sesuai dengan firman Allah : 
    “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanah kepada yang berhak menerimanya.” (Q.S. an-Nisa: 58).

    “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghianati Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu menghianati amanah-amanah yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui.” (Q.S. al-Anfal: 27).

    Dari dua ayat tersebut didapat pemahaman bahwa manusia, selain dapat berlaku
    tidak jujur terhadap dirinya dan orang lain, adakalanya berlaku tidak jujur juga kepada Allah dan Rasul-Nya. 

    Maksud dari ketidakjujuran kepada Allah dan Rasul-Nya adalah tidak memenuhi perintah mereka. Dengan demikian, sudah jelas bahwa kejujuran dalam memelihara amanah merupakan salah satu perintah Allah dan dipandang sebagai salah satu kebajikan bagi orang yang beriman.

    Orang yang mempunyai sifat jujur akan dikagumi dan dihormati banyak orang. Karena orang yang jujur selalu dipercaya orang untuk mengerjakan suatu yang penting. Hal ini disebabkan orang yang memberi kepercayaan tersebut akan merasa aman dan tenang.

    Jujur adalah sikap yang tidak mudah untuk dilakukan jika hati tidak benar-benar bersih. Namun sayangnya sifat yang luhur ini belakangan sangat jarang kita temui, kejujuran sekarang ini menjadi barang langka. 

    Saat ini kita membutuhkan teladan yang jujur, teladan yang bisa diberi amanah umat dan menjalankan amanah yang diberikan dengan jujur dan sebaik-baiknya. Dan teladan yang paling baik, yang patut dicontoh kejujurannya adalah manusia paling utama yaitu Rasulullah saw. 

    Kejujuran adalah perhiasan Rasulullah saw. dan orang-orang yang berilmu 

    Dalil Kejujuran Dalam Islam
    “Hendaklah kamu selalu berbuat jujur, sebab kejujuran membimbing ke arah kebajikan, dan kebajikan membimbing ke arah surga. Tiada henti-hentinya seseorang berbuat jujur dan bersungguh-sungguh dalam melakukan kejujuran sehingga dia ditulis di sisi Allah sebagai orang jujur. Dan hindarilah perbuatan dusta. Sebab dusta membimbing ke arah kejelekan. Dan kejelekan membimbing ke arah neraka. Tiada henti-hentinya seseorang berbuat dusta dan bersungguh-sungguh dalam melakukan dusta sehingga dia ditulis di sisi Allah sebagai pendusta.” (H.R. Bukhari dan Muslim)

    Dalam hadits lain, Ali bin Abi Thalib berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda:
    “Sesungguhnya di surga ada kamar-kamar yang terlihat bagian luarnya dari dalamnya, dan bagian dalamnya dari luarnya.” 

    Kemudian seorang dusun berdiri dan berkata, “Ya Rasulullah, bagi siapakah kamar-kamar itu?” 

    Rasulullah Saw. menjawab: “Bagi orang yang baik tutur katanya dan suka memberi makan kepada orang lain, terus berpuasa serta shalat di waktu malam ketika orang-orang sedang tidur.” (H.R. Tirmidzi)

    Berbicara kejujuran (dalam bahasa arab disebut sebagai Ash-Shidqun), kejujuran terbagi menjadi 5 macam, yaitu: 

    1. Shidq Al-Qalbi (jujur dalam berniat).
    Hati adalah poros anggota badan. Hati adalah barometer kehidupan. Hati adalah sumber dari seluruh gerak langkah manusia. 

    Jika hatinya bersih, maka seluruh perilakunya akan mendatangkan manfaat. Tapi jika hatinya keruh, maka seluruh perilakunya akan mendatangkan bencana.

    Rasulullah Saw. bersabda, “Ingatlah, dalam tubuh itu ada segumpal daging. Bila ia baik, akan baiklah seluruh tubuh. Dan bila ia rusak, rusaklah ia seluruhnya. Itulah qalbu (hati).” (H.R. Bukhari).

    Itulah hati dan kejujuran yang tertanam dalam hati akan membuahkan ketentraman, sebagaimana firman-Nya,

    “(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tentram.” (Q.S. Ar-Ra’d [13]: 28)

    2. Shidq Al-Hadits (jujur saat berucap).
    Jujur saat berkata adalah harga yang begitu mahal untuk mencapai kepercayaan orang lain. Orang yang dalam hidupnya selalu berkata jujur, maka dirinya akan dipercaya seumur hidup. 

    Tetapi sebaliknya, jika sekali dusta, maka tak akan ada orang yang percaya padanya. Orang yang selalu berkata jujur, bukan hanya akan dihormati oleh manusia, tetapi juga akan dihormati oleh Allah Swt. sebagaimana firman-Nya,

    “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barang siapa menaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar.” (Q.S. Al-Ahzab [33]: 70-71)

    Hidup dalam naungan kejujuran akan terasa nikmat dibandingkan hidup penuh dengan dusta. Rasulullah Saw. bahkan mengkatagorikan munafik kepada orang-orang yang selalu berkata dusta, sebagaimana sabdanya, “Tanda-tanda orang munafik itu ada tiga; bila berucap dusta, kala berjanji ingkar dan saat dipercaya khianat.” (H.R. Bukhari dan Muslim)

    3. Shidq Al-’Amal (jujur kala berbuat).
    Amal adalah hal terpenting untuk meraih posisi yang paling mulia di surga. Oleh karena itu, kita harus selalu mengikhlaskan setiap amal yang kita lakukan. 

    Dalam berdakwah pun, kita harus menyesuaikan antara ungkapan yang kita sampaikan kepada umat dengan amal yang kita perbuat. Jangan sampai yang kita sampaikan kepada umat tidak sesuai dengan amal yang kita lakukan sebab Allah Swt. sangat membenci orang-orang yang banyak berbicara tetapi sedikit beramal.

    “Hai orang-orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tiada kamu kerjakan.” (Q.S. Ash-Shaff [61]: 2-3)

    Jadi, yang harus kita lakukan adalah banyak bicara dan juga beramal agar kita bisa meraih kenikmatan surga.

    4. Shidq Al-Wa’d (jujur bila berjanji).
    Janji membuat diri kita selalu berharap. Janji yang benar membuat kita bahagia. Janji palsu membuat kita selalu was-was. Maka janganlah memperbanyak janji (namun tidak ditepati) karena Allah Swt. sangat membenci orang-orang yang selalu mengingkari janji sebagaimana dalam firman-Nya.

    “Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji dan janganlah kamu membatalkan sumpah-sumpah(mu) itu, sesudah meneguhkannya, sedang kamu telah menjadikan Allah sebagai saksimu (terhadap sumpah-sumpah itu). Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang kamu perbuat.” (Q.S. An-Nahl [16]:
    91)

    “…Dan penuhilah janji; sesungguhnya janji itu pasti diminta pertanggungan
    jawabnya.” (Q.S. Al-Israa [17]: 34)

    5. Shidq Al-Haal (jujur dalam kenyataan).
    Orang mukmin hidupnya selalu berada di atas kenyataan. Dia tidak akan menampilkan sesuatu yang bukan dirinya. Dia tidak pernah memaksa orang lain untuk masuk ke dalam jiwanya. 

    Dengan kata lain, seorang mukmin tidak hidup berada di bawah bayang-bayang orang lain. Artinya, kita harus hidup sesuai dengan keadaan diri kita sendiri. 

    Dengan bahasa yang sederhana, Rasulullah Saw. mengingatkan kita dengan ungkapan, “Orang yang merasa kenyang dengan apa yang tidak diterimanya sama seperti orang memakai dua pakaian palsu.” (H.R. Muslim).

    Dari ungkapan ini, Rasulullah Saw. menganjurkan kepada umatnya untuk selalu hidup di atas kenyataan dan bukan hidup dalam dunia yang semu.


    Allahu a'lam

    Bagikan:

    Mengenal Cara Mudah Menghafal dan Menggunakan Sandi Rumput

    Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh...

    SALAM PRAMUKA...

    Adik-adik semuanya, terus semangat ya... Berjumpa lagi dengan Latihan Pramuka Online...

    Kali ini kita akan mengenal Sandi Rumput dan cara penggunaannya. Dasar kita menggunakan sandi ini adalah Sandi Morse yang kita latihkan pertemuan sebelumnya.

    Silakan simak terlebih dahulu artikel berikut tentang Mengenal Cara Mudah Menghafal dan Menggunakan Sandi Morse.

    Kode Morse atau 'Sandi Morse' adalah sistem representasi huruf, angka, tanda baca dan sinyal dengan menggunakan kode titik dan garis yang disusun mewakili karakter tertentu pada alfabet atau sinyal (pertanda) tertentu yang disepakati penggunaannya di seluruh dunia. Kode Morse diciptakan oleh Samuel F.B. Morse dan Alfred Vail pada tahun 1835. (Sumber: wikipedia)

    Sandi Rumput adalah sistem representasi huruf, angka, dan tanda baca yang dibuat berdasarkan prinsip Kode Morse. Perbedaan antara keduanya hanya terletak pada cara penulisan, di mana titik dan garis pada kode morse diganti dengan rumput kecil dan rumput besar. (Sumber: wikipedia)

    Titik diubah menjadi Rumput Kecil.
    Garis diubah menjadi Rumput Besar

    Pemisahan antar huruf menggunakan tanda "__"
    Pemisahan antar kata menggunakan tanda [spasi]

    (Sumber: wikipedia)

    (Sumber: Penulis Cilik)


    Berikut ini cara mudah menghafal dan menggunakan Sandi Morse:

    A :  AYO
    B :  BOCAH CILIK
    C :  COBA-COBA
    D :  DOLANAN
    E :  ES

    F :  FATIH DOLAN
    G :  GOLONGAN
    H :  HIMALAYA 
    I :  ISLAM
    J :  JAGOLORO

    K :  KOMANDO
    L :  LEMONADE
    M :  MOHON
    N :  NONA
    O :  OPPO YO

    P :  PERTOLONGAN
    Q :  QOLOR IJO
    R :  RESOLES
    S :  SELASA
    T :  TONG

    U : UNIFROM
    V : VERSIKARO
    W : WIROSO
    X : XOXENDARO
    Y :  YOSIMONO
    Z : ZOROASTER

    Caranya: Ubah huruf Vokal O menjadi GARIS dan huruf Vokal selain O (A, I, U, E) menjadi TITIK.

    A :  . _
    B :  _ . . .
    C :  _ . _ .
    D :  _ . .
    E :  .

    F :  . . _ .
    G :  _  _ .
    H :  . . . .
    I :  . .
    J :  . _ _ _

    K :  _ . _
    L :  . _ . .
    M :  _  _
    N :  _ .
    O :  _ _ _

    P :  . _ _ .
    Q :  _ _ . _
    R :  . _ .
    S :  . . .
    T :  _

    U :  . . _
    V :  . . . _
    W :  . _ _
    X :  _ . . _
    Y :  _ . _ _
    Z : _ _ . .

    BERIKUT CONTOH PENGGUNAANNYA:
    PRAMUKA : 
    . _ _ . / . _ . / . _ / _  _ / . . _ / _ . _ / . _ 




    Selanjutnya silakan buat Sandi Rumput dari kalimat berikut ini! Lalu kirimkan jawabannya ke pembina kalian masing-masing!

    PATRIOT YANG SOPAN DAN KSATRIA


    *****


    Demikan latihan pramuka online kita hari ini.

    Tetap sehat dan semangat ya.

    SALAM PRAMUKA
    Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh...

    Bagikan:

    Hadits Meninggalkan yang Tidak Manfaat

    Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh...

    SEMANGAT PAGI SEMUANYA...

    Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga semuanya selalu dalam kondisi sehat dan semangat.

    Tujuan pembelajaran hari ini adalah:
    1. Siswa mampu melafalkan Hadits Meninggalkan yang Tidak Manfaat
    2. Siswa mampu memahami makna yang terkandung dalam hadits
    3. Siswa mampu mengetahui contoh perbuatan yang terkait hadits


    Kebagusan Islam seseorang bertingkat-tingkat. Cukuplah seseorang berpredikat bagus Islamnya jika telah melaksanakan yang wajib dan meninggalkan yang haram. Dan puncak kebagusannya jika telah sampai derajat ihsan (merasakan kehadiran dan pengawasan Allah SWT). Besarnya pahala dan tingginya kemuliaan seseorang sesuai dengan kadar kebagusan Islamnya.

     

    Ù‚َالَ رَسُÙˆْÙ„ُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: Ù…ِÙ†ْ Ø­ُسْÙ†ِ Ø¥ِسْلاَÙ…ِ الْÙ…َرْØ¡ِ تَرْÙƒُÙ‡ُ Ù…َا لاَ ÙŠَعْÙ†ِÙŠْÙ‡ِ

    Artinya: Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda : “Merupakan tanda baiknya Islam seseorang, dia meninggalkan sesuatu yang tidak berguna baginya” (Hadits Hasan riwayat Turmuzi)

    Makna hadits ini adalah bahwa hendaknya seorang Muslim meninggalkan apa-apa yang tidak berguna baik itu berupa perkataan maupun perbuatan. Dan hendaknya setiap Muslim bersungguh-sungguh dalam hal-hal yang bermanfaat baginya.


    Kandungan Hadits:

    1. Termasuk sifat-sifat orang muslim adalah dia menyibukkan dirinya dengan perkara-perkara yang mulia serta menjauhkan perkara yang hina dan rendah.

    2. Cara membina diri agar menjadi lebih baik adalah dengan meninggalkan apa yang tidak bermanfaat bagi dirinya.

    3. Menyibukkkan diri dengan sesuatu yang tidak bermanfaat adalah kesia-siaan dan merupakan tanda lemahanya iman seseorang.

    4. Memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya akan memberi keuntungan bagi kehidupan dunia dan akhirat kita.

    5. Ikut campur terhadap sesuatu yang bukan urusannya dapat mengakibatkan kepada perpecahan dan pertikaian di antara manusia.


    Simak video penjelasan hadits berikut ini:
    VIDEO 1

    VIDEO 2

    Untuk kegiatan latihan soal hari ini, silakan kerjakan soal latihan pada form berikut ini!


    Demikian pembelajaran kita hari ini. Mari kita tutup bersama dengan membaca hamdalah bersama-sama. Tetap sehat, semangat, dan istiqamah ya.

    Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

    Bagikan:

    Mengenal Anggota Tubuh dalam Bahasa Inggris (Parts of the Body)

    Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh...

    SEMANGAT PAGI SEMUANYA...

    Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga semuanya selalu dalam kondisi sehat dan semangat ya.

    Tujuan pembelajaran English Club hari ini adalah:
    1. Siswa mampu mengetahui Parts of the Body
    2. Siswa mampu melafalkan Parts of the Body

    Kegiatan English Club hari ini adalah:
    1. Simak gambar di bawah ini: 


    2. Mengerjakan soal latihan yang ada di dalam form berikut ini. 

    Jazakumullah khairan katsir
    Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

    Bagikan:

    Pembelajaran Listening Chapter Animals

     Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh...

    SEMANGAT PAGI SEMUANYA...
    Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga semuanya selalu dalam kondisi sehat dan semangat.

    Tujuan pembelajaran hari ini adalah:
    1. Siswa mampu mendengarkan kalimat dengan baik.
    2. Siswa mampu menuliskan kalimat yang didengar dengan baik.

    Kegiatan belajar:
    1. Simak audio listening dalam video berikut ini:

    2. Tulis di buku tulis setiap kalimat yang ada di dalam video.

    3. Salin, masukkan, dan kirimkan jawaban melalui form berikut ini:


    Sumber bahan belajar:
    Sulaiman, SB dan Ament, Kenneth W. 2016. Basic English 2. Jakarta: Yudhistira
    Bagikan:

    Iman Kepada Qadha dan Qadar

     Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh...

    SEMANGAT PAGI SEMUANYA...

    Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga semuanya selalu dalam kondisi sehat dan semangat.

    Tujuan pembelajaran hari ini adalah:
    1. Siswa mampu mengetahui arti iman kepada qadha dan qadar
    2. Siswa mengetahui tentang iman kepada qadha dan qadar secara
    menyeluruh
    3. Siswa dapat memahami dan beriman kepada qadha dan qadar secara
    benar

    Qadha dalam arti bahasa adalah hukum, ketetapan, kehendak, pemberitahuan serta penciptaan. Sedangkan kalau menurut istilah, qadha adalah ketetapan Allah SWT tentang sesuatu. 

    Qadar sendiri dalam bahasa bermakna undang-undang dan kepastian. Dari sudut istilah pula, Qadar membawa pengertian ketetapan terhadap semua makhluk dalam ukuran dan bentuk tertentu.

    Qadha adalah keputusan Allah sebelum penciptaan makhluk-Nya.
    Qadar adalah ketentuan Allah yang telah terjadi pada makhluk-Nya.

    Qadar atau takdir terdiri dari dua macam yaitu takdir mubram dan takdir muallaq.
    1. Takdir mubram adalah ketentuan Allah SWT yang sudah pasti terjadi dan tidak mungkin dirubah. Misalnya matahari ada di siang hari, matahari terbit dari timur, dan kematian tiap makhluk hidup.

    2. Takdir muallaq adalah takdir Allah SWT yang masih mungkin diubah dengan usaha dan doa. Misalnya, orang bodoh bisa pintar jika belajar dan orang miskin bisa kaya jika berusaha bekerja.

    “Kepunyaan-Nyalah kerajaan langit dan bumi, Dia tidak mempunyai anak dan tidak ada sekutu bagi-Nya dalam kekuasaan-Nya, dan Dia menciptakan segala sesuatu, dan Dia menetapkan ukuran dengan rapi.” (QS. Al-Furqan: 2).

    Qadha dan qadar tidak bisa dipisahkan, karena keduanya berjalan beriringan. Salah satunya berkedudukan sebagai pondasi, yaitu qadar, dan yang lainnya berkedudukan sebagai bangunannya, yaitu qadha. 

    Barangsiapa bermaksud untuk memisahkan diantara keduanya, maka dia bermaksud menghancurkan dan merobohkan bangunan tersebut. 

    Pendapat Ibnu Hajar al-Asqalani:
    “Mereka, yakni para ulama mengatakan, ‘Qadha' adalah ketentuan yang bersifat umum dan global sejak zaman azali, sedangkan qadar adalah bagian-bagian dan perincian-perincian dari ketentuan tersebut.”

    Terdapat beberapa hikmah bila kita beriman kepada qadha dan qadar. Yaitu:
    1. Melatih diri untuk bersyukur dan bersabar.

    Firman Allah SWT:
    “Dan apa saja nikmat yang ada pada kamu, datang dari pada Allah SWT. Apabila kamu ditimpa musibah, hanya kepada Allah SWT kamu meminta pertolongan.” (QS. An-Nahl: 35).

    2. Menjauhkan diri dari sifat sombong dan putus asa terhadap rahmat
    Allah SWT.

    Firman Allah SWT:
    “Hai anak-anakku, pergilah kamu mencari berita tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari pada rahmat Allah SWT. Sesungguhnya tidak ada orang yang berputus asa terhadap rahmat Allah SWT melainkan orang-orang kafir.” (QS. Yusuf: 87)

    3. Meningkatkan keinginan untuk mencapai kejayaan.

    Firman Allah SWT:
    “Carilah kebahagiaan akhirat yang telah dianugerahkan oleh Allah SWT kepadamu, dan janganlah melupakan kenikmatan dunia dan berbuat baiklah kepada orang lain sebagaimana Allah SWT telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi. Sesungguhnya Allah SWT tidak menyukai orang-orang yang membuat kerusakan.” (QS. al-Qashash: 77).

    4. Menenteramkan jiwa manusia. 

    Firman Allah SWT:
    “Hai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya. Maka masuklah kedalam kumpulan hamba-hamba-Ku, masuklah ke dalam surga.” (QS. al-Fajr: 27-30)

    Selain itu, qadha dan qadar juga merupakan bentuk ujian dari Allah terhadap ummatnya, yaitu:
    1. Allah sedang menguji kita. (QS. al-Maidah, ayat: 48).
    2. Perkara yang kita anggap baik belum tentu baik pada pandangan Allah SWT. (QS. al-Baqarah: 216).
    3. Ketika Allah telah memilih kita dalam ujian tersebut, maka kita akan diminta untuk bersabar.
    4. Allah ingin memberikan pelajaran kepada kita untuk amanah dalam memelihara dan menjaga barang-barang kita.
    5. Allah bisa jadi menguji kita dengan hal tersebut, karena bisa jadi kita melupakan Allah.
    6. Allah ingin menyadarkan kita bahwa kita adalah manusia yang lemah.

    Allahu a'lam...

    *****
    Bagikan:

    Lagu Indonesia Raya

    LAGU INDONESIA RAYA
    (Ciptaan Wage Rudolf (WR) Soepratman)

    Indonesia tanah airku
    Tanah tumpah darahku
    Di sanalah aku berdiri
    Jadi pandu ibuku
    Indonesia kebangsaanku
    Bangsa dan tanah airku
    Marilah kita berseru
    Indonesia bersatu

    Hiduplah tanahku
    Hiduplah negriku
    Bangsaku rakyatku semuanya
    Bangunlah jiwanya
    Bangunlah badannya
    Untuk Indonesia raya

    Indonesia raya
    Merdeka merdeka
    Tanahku negriku yang kucinta

    Indonesia raya
    Merdeka merdeka
    Hiduplah Indonesia raya

    Indonesia raya
    Merdeka merdeka
    Tanahku negriku yang kucinta

    Indonesia raya
    Merdeka merdeka
    Hiduplah Indonesia raya

    Simak videonya di bawah ini:
    VIDEO 1


    VIDEO 2


    VIDEO 3


    Bagikan:

    Menggambar

    A. Standar Kompetensi
    Dapat menguasai keterampilan yang melatih kreatifitas

    B. Kompetensi Dasar
    Menggambar objek sederhana

    C. Indikator Pencapaian Hasil
    Dapat mengajarkan cara membuat gambar pemandangan sederhana

    D. Uraian Materi
    Menggambar merupakan satu respresentasi visual sesuatu objek atau gambar yang dihasilkan diatas permukaan. Pelakunya populer dengan sebutan Penggambar/juru gambar.

    Bahan-bahan yang harus dipersiapkan untuk menggambar adalah:

    Bahan
    Buku gambar

    Alat
    Pensil dan penghapus

    Pensil warna atau crayon

    Dalam tehnik mewarnai gambar ada empat prinsip yang harus diperhatikan, yaitu:
    1. Kesesuaian gambar yang diwarna dengan benda seharusnya misalnya: Jambu berwarna merah atau daun berwarna hijau dsb

    2. Kesesuaian warna yang dicampur (mencampur disini pengertiannya adalah gradasi atau dari tua ke muda/gelap ke terang (cereng ke transparan dan atau sebaliknya secara berurutan dengan meminimalkan kesan batas warna satu dengan lainnya) misalnya hijau tua dengan hijau muda sampai ke kuning, atau merah orange kuning dll. yang jelas jangan gunakan warna yang tidak harmoni seperti kontras, split, random dan lain lain).

    3. Gambar bantuk merupakan batas pewarnaan dengan model makin ketengah makin terang atau sebaliknya. 

    Ini adalah contoh-contoh menggambar pemandangan alam...



    Tugas:
    Buatlah sebuah gambar yang mencerminkan sebuah pemandangan!


    Bagikan:

    Hadits Menahan Diri Ketika Marah

    Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh...

    SEMANGAT PAGI SEMUANYA...

    Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga semuanya selalu dalam kondisi sehat dan semangat.

    Tujuan pembelajaran hari ini adalah:
    1. Siswa mampu melafalkan Hadits Menahan Diri Ketika Marah
    2. Siswa mampu memahami makna yang terkandung dalam hadits
    3. Siswa mampu mempraktikkan makna yang terkandung dalam hadits



    Artinya: “Orang yang kuat itu bukanlah orang yang kuat membanting , sesungguhnya orang yang kuat itu orang yang bisa mengendalikan dirinya ketika marah”. (HR. Bukhari)

    Allah Swt menginginkan seorang muslim selalu dalam keadaan mengingat Allah. Maka tidak heran jika Rasulullah Saw mengajarkan kepada kita untuk selalu berdoa dalam memulai segala aktifitas. Hal ini akan menjadikan diri seorang muslim tetap tenang dan stabil. Tidak mudah marah dan emosi.

    Seorang yang marah atau emosi tidak bisa mengontrol diri. Biasanya berbuat sesuatu yang berbahaya terhadap orang lain atau terhadap diri sendiri.

    Karena dia tidak mampu menahan dirinya. Berbuat yang tanpa disadari dan diinginkan. yang mengakibatkan sebuah penyesalan.

    Maka orang yang dapat meredam amarah dan mampu menahan diri sesungguhnya dialah orang yang kuat. Menjaga segala tindakannya agar tidak melukai diri atau orang lain.

    Seorang yang marah akan berbuat tanpa kontrol menyakiti orang lain atau melukai orang lain. Sehingga rasullah melarang perbuatan marah, dan memerintahkan perbuatan sabar.Dalam sebuah hadits lain berbunyi “Janganlah marah bagimu surga”.

    Rasulullah Saw mengajarkan ketika seorang marah maka hendaklah segera duduk, jika belum reda hendaklah berbaring. Beliau bersabda : “Apabila salah seorang diantara kalian sedang marah hendaknya segera duduk, jika masih marah hendaknya dia tiduran“. (HR Abu Dawud)

    Seorang diperbolehkan Marah ketika syariat Allah Swt dilanggar. Rasulullah tidak pernah marah atau membalas kemarahan. Namun beliau akan marah ketika syariat atau hukum Allah dilanggar. Jadi beliau marah bukan karena hawa nafsu namun marah karena Allah ( HR.Muslim)

    Beliau juga tidak pernah menyakiti atau memukul seorangpun kecuali ketika berjihad. “Tidak pernah Rasulullah Saw memukul seorang pun dengan menggunakan kedua tangannya, baik seorang wanita maupun pembantu, kecuali ketika berjihad di jalan Allah”. (HR Muslim)

    Kandungan Hadist:
    1) Marah adalah sifat manusia yang tercela.
    2) Kekuatan yang hakiki adalah kekuatan seseorang menahan diri.
    3) Allah sangat mencintai hamba yang selalu zdikir dan sabar.
    4) Kemarahan yang diperbolehkan adalah ketika syariat Allah dilanggar.
    5) Dilarang menyakiti orang lain atau membalas siksaan dari orang lain.


      Simak video penjelasan hadits berikut ini:


      Untuk kegiatan latihan soal hari ini, silakan kerjakan soal latihan pada form berikut ini!


      Demikian pembelajaran kita hari ini. Mari kita tutup bersama dengan membaca hamdalah bersama-sama. Tetap sehat dan semangat ya.

      Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
      Bagikan: