"Menyebarluaskan Pengetahuan..."

PENDIDIKAN

Berbagai tulisan GiatEdukasi.com dengan tema pendidikan. Silakan kunjungi dan simak setiap tulisan kami. Dapatkan khasanah pengetahuan bermakna untuk hidup Anda.

KELUARGA

Berbagai tulisan GiatEdukasi.com dengan tema keluarga. Silakan kunjungi dan simak setiap tulisan kami. Dapatkan khasanah pengetahuan bermakna untuk hidup Anda.

PEMUDA

Berbagai tulisan GiatEdukasi.com dengan tema pemuda. Silakan kunjungi dan simak setiap tulisan kami. Dapatkan khasanah pengetahuan bermakna untuk hidup Anda.

KEPEMIMPINAN

Berbagai tulisan GiatEdukasi.com dengan tema kepemimpinan. Silakan kunjungi dan simak setiap tulisan kami. Dapatkan khasanah pengetahuan bermakna untuk hidup Anda.

PRIBADI ISLAMI

Berbagai tulisan GiatEdukasi.com dengan tema pribadi Islami. Silakan kunjungi dan simak setiap tulisan kami. Dapatkan khasanah pengetahuan bermakna untuk hidup Anda.

PRAMUKA

Berbagai unggahan GiatEdukasi.com dengan tema Pramuka. Silakan kunjungi dan simak setiap video kami. Dapatkan khasanah pengetahuan bermakna untuk hidup Anda.

VIDEO

Berbagai unggahan GiatEdukasi.com dalam bentuk video. Silakan kunjungi dan simak setiap video kami. Dapatkan khasanah pengetahuan bermakna untuk hidup Anda.

Kegiatan Pramuka Penggalang: Memilah Sampah

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh... Salam Pramuka...  

Senang rasanya bisa menyapa adik-adik semuanya. Semoga semuaanya dalam kondisi sehat dan tetap bersemangat. 

Mari awali kegiatan Pramuka kita hari ini dengan membaca Basmalah bersama-sama. Bismillahirrahmanirrahim… 
 

Kegiatan Pramuka kita hari ini mengambil satu tema yang ada di buku Syarat Kecakapan Umum (SKU) Pramuka Penggalang, yaitu Mengenal dan memilah sampah.

Baik mari simak penjelasan dan tugasnya berikut ini:
 

Sampah selalu menjadi masalah yang besar di lingkungan kita. Hampir setiap warga memberikan pasokan sampahnya masing – masing.

Banyaknya sampah yang tersebar juga merupakan sebuah kesadaran setiap warga terhadap lingkungan sekitar. Rasanya sangat menyedihkan apabila kita sedang menikmati lingkungan dan melihat banyak sampah yang berserakan.

Sampah bisa membuat suasana yang tadinya nyaman menjadi rusak seketika. Pada awalnya memang kesadaran warga terhadap sampah masih sangat jauh.

Sangat banyak sekali warga yang merasa tidak penting untuk membuang sampah pada tempatnya.

Namun, ketika mulai banyak gejala muncul di lingkungan yang diakibatkan oleh sampah menumpuk akhirnya membuat banyak warga menjadi sadar bahwa sampah yang dibuang sembarangan sangatlah meresahkan.

Hingga saat ini sudah mulai banyak warga yang akhirnya menyadari bahwa sampah adalah sesuatu yang harus diperhatikan dengan seksama. Gerakan untuk membuang sampah secara disiplin pada tempat sampah juga semakin ramai untuk digaungkan.

Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dari sampah itu? Agar kita bisa lebih memahami dan mengerti mengenai jenis dari sampah beserta dampaknya, maka pada kegiatan Pramuka Penggalang kali ini kita akan membahas beberapa hal:

1. Apa itu sampah?
Sampah adalah benda sisa yang tidak diinginkan / dipakai lagi setelah berakhirnya suatu proses / aktifitas.

2. Apa dampak sampah terhadap lingkungan?
Dampaknya antara lain: lingkungan menjadi kotor, bau, dan pengap. Menjadi tempat tinggal / sarang serangga. Menjadi pemicu munculnya penyakit.

3. Apa saja jenis-jenis sampah?

NO.

PEMBAGIAN

CONTOH

1

Berdasarkan bentuknya

Padat dan cair

2

Berdasarkan sumbernya

Manusia, alam, hewan, konsumsi, hasil limbah radioaktif, industri dan hasil tambang

3

Berdasarkan sifatnya

Organik, anorganik, dan bekas elektronik

4. Pada kesempatan ini, kita akan khusus membahas terkait sampah organik dan anorganik yang ada di rumah dan lingkungan kita.
Sampah organik adalah sampah yang terdiri dari berbagai bahan organik dan mudah hancur terurai. Contohnya,  sampah siswa makanan, dedaunan, dll.

Selanjutnya, sampah anorganik adalah sampah yang dibuat oleh proses mesin dan sangatlah sulit untuk diuraikan.

Sampah anorganik membutuhkan pengolahan lagi agar bisa dimanfaatkan untuk menjadi seseuatu yang berbeda. Contohnya, plastik, kaleng, kertas, kaca, besi, kain, dll.

5. Lalu apa keuntungan memilah sampah?
Dengan memisahkan sampah di rumah kita berdasarkan sifatnya akan memberikan beberapa manfaat untuk kita semuanya. Antara lain:

1. Jika di rumah kita ada lahan yang cukup luas, sampah organik bisa kita kubur. Dengan begitu sampah akan membusuk dan hancur di dalam tanah. Tanah bekas sampah organik akan bisa kita gunakan sebagai pupuk dan media untuk tanah dalam pot.

 

2. Sampah anorganik yang sudah kita pisahkan dari sampah organik bisa kita gunakan untuk hasta karya, kerajinan, atau kita jual ke pengepul barang bekas.



 

3. Jika kita tidak bisa melakukan itu semuanya, minimal dengan memisahkan sampah organik dan anorgaik akan membantu petugas sampah yang mengambil sampah di lingkungan perumahan kita.

Sampah-sampah tersebut akan dibawa ke Tempat Pengolahan Sampah (TPS). Di tempat tersebut, sampah-sampah dari warga akan dipilah-pilah sebelum diolah.

Sehingga, dengan kita memilah sampah organik dan anorganik di rumah akan sangat membantu pekerjaan petugas kebersihan.

6. Terakhir, apa yang bisa Pramuka lakukan?
Kita sebagai Pramuka harus peduli terhadap diri dan lingkungan kita. Sebagai bentuk pengamalan dari Dasa Darma yang berbunyi, Cinta Alam dan Kasih Sayang Sesama Manusia.

Mari bersama keluarga, buatlah 2 (dua) buah tempat sampah dari bahan bekas yang ada di rumah.

Cara membuatnya cukup sederhana. Cukup sediakan wadah bekas yang kita khususkan untuk tempat sampah, misalnya kaleng, kardus, ember, dll.

Masukkan kedalamnya sebuah kresek besar yang mampu menutupi wadah tersebut dan mampu menampung banyak sampah.

Sudah jadi deh. Tinggal kita nanti secara konsisten memasukkan sampah organik dan anorganik ke tempat yang berbeda. Tidak mencampurnya menjadi satu.

 

Meskipun kita belum sampai pada tahap mengolah sampah, dengan kita memilah sampah seperti ini, kita akan mampu memberikan manfaat yang sangat besar untuk diri kita, keluarga, dan lingkungan kita semuanya.

Tetap semangat
Salam Pramuka

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh 

Selengkapnya silakan menyimak video berikut ini:




Bagikan:

WEBINAR: Yuk, Kenal Lebih Dekat dengan Ekstrakurikuler Wajib Pendidikan Kepramukaan (EWPK)

Pendidikan Kepramukaan menjadi ekstrakurikuler wajib pada pendidikan dasar dan menengah. Hal ini tertuang dalam Permendikbud Nomor 63 Tahun 2014. Pendidikan Kepramukaan dapat menjadi wadah pembentukan karakter dan kecakapan hidup peserta didik. Bagaimana model penerapan Pendidikan Kepramukaan yang dapat dilakukan di sekolah? Mari kita simak penjelasannya dalam webinar "Yuk, Kenal Lebih Dekat dengan Ekstrakurikuler Wajib Pendidikan Kepramukaan (EWPK)", webinar akan dilaksanakan pada: Hari/tanggal: Senin, 30 Mei 2022
Waktu: Pukul 09.00 - 12.00 WIB Selamat menyimak webinar: Keynote Speech: Dra. Sri Wahyuningsih, M.Pd (Direktur Sekolah Dasar) Narasumber: 1. Ahmad Istajib (Pelatih Kwartir Daerah Jawa Tengah) 2. Oddo Hadinata (Tenaga Ahli Direktorat Sekolah Dasar) 3. Sahirno, S.Pd (Kepala SDN Kemasan 03, Kab. Sukoharjo) Moderator: Wety Yuliawati (Direktorat Sekolah Dasar) >>> Silakan isi link presensi untuk mendapatkan e- sertifikat. Berikut ini link presensinya DI SINI. >>> E-sertifikat akan dikirimkan ke email peserta yang telah mengisi link presensi. Berikut ini Materi Webinar: 1. Mengenal EWPK
2. Penerapan EWPK
3. Implementasi EWPK

Bagikan:

Peran Permainan Tradisional Rangku Alu dalam Aktivitas Pendidikan Jasmani


PERAN PERMAINAN TRADISIONAL RANGKU ALU
DALAM AKTIVITAS PENDIDIKAN JASMANI

Ragil Ramana Sunda, S.Or.
ragilsunda@gmail.com
Guru PJOK SDIT Robbani, Kab. Malang

Pendahuluan
Pendidikan jasmani merupakan bagian integral dari kurikulum pendidikan yang bertujuan untuk mengembangkan kesehatan, keterampilan motorik, dan nilai-nilai sosial melalui kegiatan fisik. Salah satu cara yang efektif untuk mencapai tujuan tersebut adalah melalui permainan tradisional, di antaranya adalah permainan rangku alu. Permainan ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga dapat menjadi sarana pembelajaran yang bermanfaat dalam pengembangan fisik dan mental siswa.

Pengenalan Permainan Rangku Alu

Rangku alu adalah permainan tradisional Indonesia yang biasa dimainkan oleh anak-anak. Permainan ini melibatkan kecepatan, keseimbangan, koordinasi, dan kerja sama antar pemain. Rangku alu umumnya dimainkan di lapangan terbuka menggunakan alat berupa dua batang kayu yang diletakkan secara horizontal dan beberapa batang kayu kecil yang harus dilemparkan ke atas.



Berikut adalah beberapa ciri umum dari permainan tradisional:
1. Warisan Budaya: Permainan tradisional sering kali merupakan bagian dari warisan budaya suatu kelompok atau masyarakat. Mereka mungkin memiliki asal-usul sejarah atau legenda yang terkait dengan tradisi lokal.

2. Sederhana dan Alami: Permainan tradisional umumnya menggunakan alat yang sederhana dan mudah ditemukan di sekitar lingkungan masyarakat. Beberapa permainan bahkan mungkin tidak memerlukan alat sama sekali.

3. 
Pendidikan Nilai-nilai Sosial: Permainan tradisional sering kali menyertakan unsur-unsur pendidikan nilai-nilai sosial seperti kerja sama, kejujuran, toleransi, dan saling menghormati. Mereka dapat menjadi sarana untuk mendidik anak-anak tentang norma-norma sosial.

4. Bentuk Aktivitas Fisik: Banyak permainan tradisional mengandung unsur aktivitas fisik, yang dapat membantu dalam pengembangan keterampilan motorik, kebugaran fisik, dan kesehatan.

5. 
Keunikan Lokal: Setiap daerah atau kelompok budaya mungkin memiliki permainan tradisional yang unik dan khas. Keberagaman ini mencerminkan keanekaragaman budaya di seluruh dunia.

Manfaat Permainan Rangku Alu dalam Pendidikan Jasmani

1. Pengembangan Keterampilan Motorik: Rangku alu melibatkan gerakan tubuh yang kompleks, seperti melompat, menghindar, dan melempar. Hal ini dapat membantu siswa mengembangkan keterampilan motorik kasar dan halus mereka dengan cara yang menyenangkan.

2. 
Peningkatan Keseimbangan dan Koordinasi: Permainan ini memerlukan keseimbangan tubuh dan koordinasi mata-tangan yang baik. Siswa harus dapat mengontrol gerakan tubuh mereka dengan tepat untuk berhasil dalam permainan.

3. Pembentukan Mental dan Strategi: Rangku alu bukan hanya tentang kekuatan fisik, tetapi juga melibatkan aspek mental. Siswa perlu merencanakan strategi, memperkirakan waktu, dan berpikir cepat untuk merespons perubahan kondisi permainan.

4. 
Pembelajaran Sosial: Permainan ini mempromosikan kerja sama tim, komunikasi, dan pengembangan nilai-nilai sosial. Siswa belajar bekerja bersama-sama, menghormati aturan, dan memahami peran masing-masing dalam tim.

5. Penanaman Nilai Budaya dan Tradisional: Mengenalkan permainan tradisional seperti rangku alu dapat menjadi cara yang efektif untuk memperkenalkan siswa pada warisan budaya dan tradisional Indonesia. Hal ini mendukung upaya melestarikan nilai-nilai lokal.

Implementasi dalam Pembelajaran
1. Integrasi dalam Kurikulum: Rangku alu dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan jasmani sebagai bagian dari kegiatan ekstrakurikuler atau bahkan sebagai aktivitas rutin di kelas.

2. Pengembangan Kompetisi Antar Sekolah: Mengadakan kompetisi rangku alu antar sekolah dapat menjadi motivasi tambahan bagi siswa untuk terlibat dalam permainan ini. Ini juga menciptakan semangat kompetisi yang sehat di antara siswa. 

3. 
Pelibatan Orang Tua dan Masyarakat: Melibatkan orang tua dan masyarakat dalam mendukung permainan rangku alu dapat menjadi tambahan nilai positif, memperkuat hubungan antara sekolah, keluarga, dan komunitas.

Kesimpulan

Permainan tradisional seperti rangku alu memiliki potensi besar dalam meningkatkan aktivitas pendidikan jasmani. Selain memberikan manfaat fisik, permainan ini juga memperkaya nilai-nilai sosial dan budaya siswa. Dengan mengintegrasikan permainan tradisional ke dalam kurikulum, pendidikan jasmani dapat menjadi pengalaman pembelajaran yang lebih holistik dan menyenangkan bagi generasi muda.


Daftar pustaka
Departemen Pendidikan Nasional. (2007). Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Hidayat, A. (2015). Pengembangan Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Berbasis Permainan Tradisional di Sekolah Dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan Indonesia, 3(1), 47-60

Sugiyanto. (2014). Panduan Pelaksanaan Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan di Sekolah Dasar. Yogyakarta: Deepublish

Purnomo, B. (2016). Pembelajaran Pendidikan Jasmani di Sekolah Dasar. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Kemendikbud. (2013). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 66 Tahun 2013 Tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.


Bagikan:

MENARIK: Pidato Mendikbudristek RI dalam Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2022

PIDATO
MENTERI PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI
REPUBLIK INDONESIA
DALAM PERINGATAN HARI PENDIDIKAN NASIONAL
2 MEI 2022

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Salam sejahtera bagi kita semua,
Om swastiastu,
Namo buddhaya,
Salam kebajikan,
Rahayu.

Saudara-saudariku sebangsa dan setanah air,

Selama dua tahun terakhir, banyak sekali tantangan yang harus kita hadapi bersama, yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Bahkan, kita mungkin tidak pernah membayangkan bahwa kita semua dapat mengatasinya.

Hari ini, saudara-saudariku, adalah bukti. Bukti bahwa kita jauh lebih tangguh dari semua tantangan, lebih berani dari rasa ragu dan tidak takut untuk mencoba. Kita tidak hanya mampu melewati, tetapi berdiri di garis depan untuk memimpin pemulihan dan kebangkitan.

Di tengah hantaman ombak yang sangat besar, kita terus melautkan kapal besar bernama Merdeka Belajar, yang di tahun ketiga ini telah mengarungi pulau-pulau di seluruh Indonesia.

Kurikulum Merdeka, yang berawal dari upaya untuk membantu para guru dan murid di masa pandemi, terbukti mampu mengurangi dampak hilangnya pembelajaran. Kini Kurikulum Merdeka sudah diterapkan di lebih dari 140.000 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Itu berarti bahwa ratusan ribu anak Indonesia sudah belajar dengan cara yang jauh lebih menyenangkan dan memerdekakan.

Anak-anak kita juga tidak perlu lagi khawatir dengan tes kelulusan karena Asesmen Nasional yang sekarang kita gunakan tidak bertujuan untuk “menghukum” guru atau murid, tetapi sebagai bahan refleksi agar guru terus terdorong untuk belajar; supaya kepala sekolah termotivasi untuk meningkatkan kualitas sekolahnya menjadi lebih inklusif dan bebas dari ancaman tiga dosa besar pendidikan.

Semangat yang sama juga sudah kita dengar dari para seniman dan pelaku budaya, yang sekarang mulai bangkit lagi, mulai berkarya lagi dengan lebih merdeka. Itu semua berkat kegigihan kita untuk melahirkan terobosan dana abadi kebudayaan dan kanal budaya pertama di Indonesia. Dampaknya, sekarang tidak ada lagi batasan ruang dan dukungan untuk berekspresi, untuk terus menggerakkan pemajuan kebudayaan.

Semua perubahan positif yang kita usung bersama ini tidak hanya dirasakan oleh para orang tua, guru, dan murid di Indonesia, tetapi sudah digaungkan sampai ke negara-negara lain melalui presidensi Indonesia di konferensi tingkat tinggi G20. Tahun ini kita membuktikan diri bahwa kita tidak lagi hanya menjadi pengikut, tetapi pemimpin dari gerakan pemulihan dunia.

Para penggerak Merdeka Belajar di seluruh Indonesia yang saya banggakan,

Langkah kita hari ini sudah semakin serentak, laju kita sudah semakin cepat. Namun, kita belum sampai di garis akhir. Maka, tidak ada alasan untuk berhenti bergerak meski sejenak. Ke depan, masih akan ada angin yang kencang dan ombak yang jauh lebih besar, serta rintangan yang jauh lebih tinggi. Dan kita akan terus memegang komando, memimpin pemulihan bersama, bergerak untuk Merdeka Belajar.

Selamat Hari Pendidikan Nasional.

Wassalamualaikuın warahmatullahi wabarakatuh,
Om shanti, shanti, shanti, om,
Namo buddhaya.

Jakarta, 2 Mei 2022
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Nadiem Anwar Makarim

Bagikan:

Materi Pelajaran Kelas 5 SD: Kisah Perang Uhud

Kompetensi Dasar

1.  Menceritakan kisah terjadinya perang Uhud

2.  Menyebutkan latar belakang terjadinya perang Uhud

3.  Menyebutkan sebab kekalahan di perang Uhud

4.  Memahami pelajaran yang dapat diambil dari kisah Perang Uhud

Perang Uhud terjadi pada tanggal 15 syawal tahun ke 3 hijriyah. Lokasi gunung Uhud di utara Madinah, tinggi  350 m, panjang  7 Km, dan lebar 3 Km.

Mereka benar-benar melakukan persiapan yang maksimal untuk dapat memerangi Rasulullah SAW di Madinah. Mereka berangkat dengan 3000  tentara.

Terdapat di dalamnya 700 tentara berbaju besi dan 200 tentara berkuda. Salah  satu penyebab terjadinya perang Uhud adalah karena  kaum Quraisy ingin menuntut balas atas kekalahan mereka di perang
Badar.

Bersama mereka turut serta 17 orang perempuan. Salah satunya adalah Hindun binti Utbah istri dari Abu Sufyan pemimpin pasuka Quraisy. Dia sangat berhajat  atas  kematian Hamzah paman Rasulullah SAW yang telah berhasil membunuh ayahnya di perang Badar.


Pada awalnya Rasulullah SAW
  berpendapat untuk memerangi mereka di dalam kota Madinah saja, tapi sebagian  besar kaum muslimin baik dari kalangan Muhajirin maupun Anshor berkeinginan memerangi mereka di luar kota Madinah.

Maka Rasulullah SAW masuk kedalam rumah beliau dan mengenakan baju perangnya, memegang tombak ditangannya dan mengalungkan pedang di lehernya.

Melihat hal itu para sahabat menyesal dan mengatakan kepada beliau “Seharusnya kami tidak
  menyalahi pendapatmu, jikalau engkau mau, engkau tetap tinggal dan duduk di sini” mendengar hal itu Rasulullah SAW menjawab “Pantang bagi seorang nabi setelah memakai baju besinya kemudian dia menanggalkan nya kembali hingga Allah memberi ketetapan antara dia dan musuhnya”.

Rasulullah berangkat bersama 1000 pasukan yang diantaranya terdiri dari 100 tentara berbaju besi dan 2 pahlawan berkuda.

Diantara 1000 orang pasukan kaum muslimin
  ada diantaranya 300 orang munafik yang dipimpin oleh Abdullah bin Ubay bin Salul yang kemudian menarik diri dari pasukan dan kembali ke madinah.

Sehingga jumlah pasukan kaum muslimin berkurang menjadi 700 orang saja. Rasulullah SAW bersama pasukan kaum muslimin melanjutkan perjalanan menuju bukit Uhud dan membagi kaum muslimin menjadi beberapa pasukan yang masing-masing dipimpin oleh satu pemimpin.

Diantara pasukan yang dibentuk oleh Rasulullah SAW adalah pasukan pemanah yang terdiri dari 50 orang dan dipimpin oleh Abdullah bin Jubair al Anshori.

Pesan Rasulullah SAW
  kepada mereka “Lindungi belakang kami sehingga mereka tidak dapat menyerang kita dari arah belakang, jangan sekali-kali meninggalkan tempat ini apapun yang terjadi sehingga kami mengutus seseorang kepada kalian”.

Kemudian terjadilah peperangan dahsyat antara kaum kafir Quraisy dan kaum muslimin.

Pada waktu itu kaum kafir Quraisy kewalahan melawan dahsyatnya perlawanan kaum muslimin sehingga mereka kocar kacir berlarian kesana kemari dengan meninggalkan harta rampasan perang yang cukup banyak.

Melihat hal itu pasukan pemanah yang ada di bukit Uhud turun meninggalkan pos mereka masing-masing. Maka Abdullah bin Jubair al Anshori mengingatkan mereka akan pesan Rasulullah SAW agar tidak meninggalkan pos masing-masing apapun yang terjadi.

Tapi mereka menganggap bahwa peperangan telah usai dan tidak ada lagi gunanya mereka berada di tempat masing-masing. Hanya Abdullah bin Jubair al Anshori yang tetap bertahan bersama 10 orang tentara Islam.

Melihat hal itu pasukan kaum kafir berbalik arah menyerang kaum muslimin mereka berhasil menembus pertahanan kaum muslimin hingga mampu mencederai Rasulullah SAW.

Mereka terus melempari Rasulullah SAW dengan batu-batu hingga beliau jatuh pingsan, mukanya luka, bibir beliau berdarah serta topi perang yang beliau kenakan pecah menjadi dua dan cincin rantainya terbenam di pelipis Rasulullah SAW.

Para sahabat yang ada di sekitar Rasulullah SAW berupaya melindungi Rasulullah SAW dari serangan musuh. Diantaranya sahabat yang bernama abu Dujanah yang menjadi perisai Rasulullah dari hujanan panah pasukan kaum musyrikin. Panah-panah kaum musyrikin telah menembsus punggung beliau.

Ada lagi sahabat yang bernama Sa’ad bin Abi Waqqos. Beliau hari itu telah memanah sekitar 1000 kali anak panah serta seorang perempuan yang bernama Nasibah Ummu ‘Umaroh al Anshoriyah yang meninggalkan tugasnya memberi minum pasukan kaum muslimin yang cedera dengan bertempur menggunakan pedang dan memanah demi melindungi Rasulullah SAW.

Dia terus bertempur sampai anak panah musuh mengenai tengkuknya. Tidak ketinggalan pula suami dan anaknya hingga Rasulullah berdo’a kepada Allah SWT “Ya Allah jadikan mereka teman-temanku di surga”.
 

Mendengar do’a Rasulullah SAW tersebut Nasibah berkata “Aku tidak peduli lagi dengan bencana yang menimpaku di dunia”. Nasibah mengalami 12 luka di tubuhnya karena terkena pedang dan tombak musuh.

Pada saat itu Ubai bin Kholaf dari kaum musyrikin mencoba membunuh Rasulullah SAW. Tapi Rasulullah terlebih dulu melemparkan tombak ke arah Ubai bin Kholaf hingga dia menemui ajalnya.

Kemudian Rasulullah SAW berdiri dengan di bantu oleh Tholhah bin Ubaidillah. Beliau memandang kearah kaum musyrikin yang ada diatas bukit dan bersama para sahabatnya menghalau mereka menuruni bukit
  dan beliau berkata  “Tidak sepatutnya mereka berada lebih tinggi dari pada kita. Ya  Allah tidak ada kekuatan bagi kami melainkan dengan kekuatan Mu”.

Diantara yang terbunuh dalam perang ini adalah Hamzah paman Rasulullah SAW. Beliau dibunuh oleh Hindun istri Abu Sufyan dengan merobek dadanya dan mengambil jantungnya kemudian mengunyahnya, namun Hindun tidak bisa menelannya.
 

Jumlah kaum muslimin yang syahid pada peperangan ini sekitar 70 orang sementara pihak musuh yang terbunuh sekitar 23 orang. Terkait peristiwa di perang Uhud Allah SWT menurunkan ayatnya dalam surat Ali Imron ayat 139-142:
“Dan Janganlah kamu merasa lemah dan jangan (pula) bersedih hati sebab kamu paling tinggi (derajatnya) jika kamu orang beriman.(139)

Jika kamu (pada perang Uhud) mendapat luka,maka merekapun mendapat luka  (pada perang Badar) mendapat luka yang serupa.(140)

Dan agar Allah membersihkan orang-orang yang beriman (dari dosa mereka) dan membinasakan orang-orang kafir.(141)

Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad diantara kamu dan belum nyata orang-orang yang sabar”.(142)

Dan surat Ali Imron ayat 152-153:
“Dan sungguh Allah telah memenuhi janjiNya kepadamu ketika kamu membunuh mereka dengan izin Nya sampai pada saat kamu lemah dan berselisih dalam urusan itu, dan mengabaikan perintah Rasul setelah Allah memperlihatkan kepadamu apa yang kamu sukai. Diantara kamu ada orang yang menghendaki dunia dan diantara kamu ada (pula) orang yang menghendaki akhirat. Kemudian Allah memalingkan kamu dari mereka untuk mengujimu tetapi  Dia benar-benar  telah memaafkan kamu. Dan Allah mempunyai karunia (yang diberikan) kepada orang-orang mukmin.(152)

(Ingatlah) ketika kamu lari dan tidak menoleh kepada siapapun sedang Rasul (Muhammad) berada diantara (kawan-kawan)mu yang lain memanggil kamu (kelompok yang lari), karena itu Allah menimpakan kepadamu kesedihan demi kesedihan agar kamu tidak bersedih hati (lagi) terhadap apa yang luput dari kamu dan terhadap apa yang menimpamu. Dan Allah maha teliti apa yang kamu kerjakan”.(153)








Bagikan:

Materi Pelajaran Bahasa Inggris Kelas 5 SD: Tema Memahami Instruksi Sangat Sederhana dalam Konteks Kegiatan Sehari-Hari

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Bismillah... Semangat pagi semuanya... 

Ayah/bunda yang hebat dan anak-anak shalih/shalihah, semoga semuanya selalu sehat, semangat, dan istiqamah ya...
Ayo bersiap untuk pembelajaran Bahasa Inggris kita hari ini ya...

Tujuan pembelajaran hari ini adalah:
Siswa mampu memahami Materi Pelajaran Bahasa Inggris Kelas 5 SD: Tema Memahami Instruksi Sangat Sederhana dalam Konteks Kegiatan Sehari-Hari

Materi "6. Stand up, please!":
1. Dengan didampingi oleh orang tuamu, silakan buka buku kalian halaman 66-74.

2. Lalu simak materi dan video pembelajaran berikut ini: 
 
3. Pada halaman 66, pada bagian ini, silakan dengarkan, lihat, dan simaklah video dan dialognya.


4. Masih pada halaman 66, pada bagian ini, tulislah arti Bahasa Inggris dari setiap gambar yang diberikan. Tulis di bawah/di samping/di atas gambar.


5. Pada halaman 67, pada bagian ini, tuliskan nama kegiatan dari gambar yang diberikan (di bawah gambar).

6. Pada halaman 69, pada bagian ini, tulislah nama kegiatan di bawah gambar sesuai dengan kalimat yang diberikan.

7. Pada halaman 70, tuliskan arti Bahasa Inggris dari nama kegiatan berdasarkan gambar dan aktifitas yang dilakukan. Tulislah di bawah kata yang tercantum.

8. Pada halaman 71, silakan pasangkan gambar dan kalimat kegiatan yang sesuai. Tulis angkanya saja.

8. Pada halaman 72 (C. 1-12), pilihlah instruksi yang tepat sesuai gambar.

9. Pada halaman 73 (A), tulislah instruksi yang sesuai dengan gambar yang disediakan pada halaman 74.

10. Pada halaman 75-76, kerjakanlah soal Daily Test di buku kalian.

11. Setelah selesai, foto dan kirimkan tugas halaman 66, 67, 69, 70, 71, 72, 73, dan 75-76 ke GC ini ya.


Demikian pembelajaran hari ini kami sampaikan...
Tetap sehat, semangat, dan istiqamah ya...

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Demikianlah Materi Pelajaran Bahasa Inggris Kelas 5 SD: Tema Memahami Instruksi Sangat Sederhana dalam Konteks Kegiatan Sehari-Hari... Semoga Bermanfaat...

Referensi:
Afandi, Taufik. 2021. Cinta Berbahasa Inggris Untuk SDIT/MI Kelas 5. Temanggung: Griya Matahari


Bagikan:

RESMI: Kisi-kisi Seleksi Akademik PPG Dalam Jabatan 2022


Dalam rangka pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan tahun 2022, Direktorat Pendidikan Profesi Guru, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan akan melakukan Seleksi Akademik.

Sehubungan dengan itu disampaikan Kisi-kisi Akademik PPG Dalam Jabatan 2022 sebagai berikut. Silakan klik pada mata pelajaran untuk download file kisi-kisi resmi.

AGRIBISNIS PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN 

AGRIBISNIS TANAMAN 

AGRIBISNIS TERNAK 

AKUNTANSI DAN KEUANGAN 

ANTROPOLOGI

BAHASA ARAB 

BAHASA BALI 

BAHASA INDONESIA 

BAHASA INGGRIS 

BAHASA JAWA 

BAHASA JEPANG 

BAHASA JERMAN 

BAHASA MADURA

BAHASA MANDARIN

BAHASA SUNDA 

BIMBINGAN DAN KONSELING (KONSELOR) 

BIOLOGI 

BISNIS DAN PEMASARAN 

DESAIN DAN PRODUK KREATIF KRIYA

EKONOMI

FARMASI

FISIKA

GEOGRAFI

GEOLOGI PERTAMBANGAN 

GURU KELAS SD 

GURU KELAS TK 

ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA) 

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS) 

KEHUTANAN

KEPERAWATAN

KESEHATAN GIGI

KESEHATAN HEWAN

KULINER

MANAJEMEN PERKANTORAN 

MATEMATIKA

PEKERJAAN SOSIAL

PELAYARAN KAPAL NIAGA 

PELAYARAN KAPAL PENANGKAP IKAN 

PENDIDIKAN BAHASA PERANCIS

PENDIDIKAN JASMANI OLAH RAGA DAN KESEHATAN 

PENDIDIKAN KIMIA

PENDIDIKAN LUAR BIASA 

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN (PPKN) 

PENDIDIKAN TEKNIK MESIN 

PENGOLAHAN HASIL PERIKANAN

PERHOTELAN DAN JASA PARIWISATA 

PERIKANAN 

SEJARAH INDONESIA 

SENI BROADCASTING DAN FILM

SENI BUDAYA 

SENI KARAWITAN

SENI MUSIK

SENI PEDALANGAN

SENI RUPA

SENI TARI 

SENI TEATER

SOSIOLOGI 

TATA BUSANA 

TATA KECANTIKAN 

TEKNIK ELEKTRONIKA 

TEKNIK ENERGI TERBARUKAN

TEKNIK GEOMATIKA DAN GEOSPASIAL 

TEKNIK GRAFIKA 

TEKNIK INDUSTRI

TEKNIK KETENAGALISTRIKAN 

TEKNIK KIMIA 

TEKNIK KOMPUTER DAN INFORMATIKA 

TEKNIK OTOMOTIF 

TEKNIK PERKAPALAN

TEKNIK PERMINYAKAN

TEKNIK PERTANIAN

TEKNIK TELEKOMUNIKASI

TEKNOLOGI KONSTRUKSI DAN PROPERTI 

TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIK

TEKNOLOGI PESAWAT UDARA

TEKNOLOGI TEKSTIL 


Sumber informasi: DI SINI







Bagikan: